Cari Duit di Australia dengan Working Holiday Visa? Cek Cara dan Syaratnya!

syarat working holiday visa australia

Bosen dengan kerjaan itu-itu aja? Pengen dapat duit lebih? Pernah dengar yang namanya working holiday di Australia kah? Nah, pas banget saya mau share pengalaman saya kerja sekaligus jalan-jalan di Australia. Apa itu working holiday visa? Gimana cara apply? Syarat working holiday visa di Australia apa aja? Pantengin ya..

Apa itu working holiday visa?

Working holiday visa (WHV) adalah suatu jenis visa yang memperbolehkan kamu tinggal di sebuah negara dalam jangka waktu yang cukup panjang dimana kamu bisa mencari pekerjaan juga dan menghasilkan uang.

Bisa dibilang seperti program pertukaran budaya antar negara. Sebagai warga negara Indonesia, kita bisa apply working holiday visa ke Australia. Tentunya ada beberapa syarat yang perlu kamu ikuti.

Sebagai pemegang working holiday visa Australia, kamu bisa tinggal di Australia selama setahun, bahkan dengan syarat tertentu kamu juga bisa memperpanjangnya lagi, sebutannya adalah tahun kedua atau second year.

Dengan menggunakan visa yang juga disebut dengan working holiday subclass 417 ini kamu bisa:

  • Keluar masuk Australia selama 1 tahun
  • Bekerja maksimum 6 bulan di sebuah tempat/employer
  • Ikut kelas atau belajar maksimum 4 bulan
  • Bekerja paling tidak 3 bulan di jenis pekerjaan yang ditentukan agar bisa memperpanjang ke tahun kedua.

Kenapa working holiday Australia sangat diminati?

Setiap tahunnya banyak yang mencoba untuk daftar working holiday visa Australia. Tapi ada kuotanya, tiap tahun cuma 1,000 orang saja yang bisa dapat visa ini. Kuota ini pun telah diperbanyak dibanding pas jaman saya di tahun 2016 kuotanya cuma 100 orang saja.

Alasan utama kenapa working holiday di Australia sangat diminati adalah kesempatan untuk mencari duit. Bayangkan aja, Australia merupakan sebuah negara dengan standar gaji yang sangat tinggi.

Pekerjaan casual seperti pelayan restoran, pemetik buah, atau cuci piring, yang tidak membutuhkan skill atau pendidikan tinggi saja dihargai minimal AUD 19 atau kalau dirupiahin jadi Rp 200,000 per jam!

Ya pasti banyak kan yang tertarik dengan penghasilan yang sangat besar. Prinsipnya kalau di Australia, semakin keras kamu kerja semakin banyak juga uang yang akan kamu tabung.

Selain untuk nabung, tinggal di negara lain pastinya akan jadi pengalaman yang berbeda juga. Bisa melihat tempat baru, ketemu teman-teman baru, dan bisa jalan-jalan juga. Makanya visanya disebut dengan working holiday alias visa kerja sambil libur.

pengalaman working holiday di australia
Bersama teman kerja foodcourt Vietnamese Food

Pengalaman working holiday (WHV) di Australia

Saya berhasil mendapat visa ini pada tahun 2016 dan kota pertama yang saya datangi adalah Sydney. Rencana awalnya sih pengen pindah-pindah tapi betah juga di Sydney.

Hampir setahun penuh saya kerja banting tulang dan menabung di Sydney. Kemudian di bulan terakhir baru deh jalan-jalan di Australia selama sebulan.

Ketika baru sampai di Sydney saya ngelamar kerja baik online maupun langsung mendatangi toko-toko dan menyerahkan resume. Beruntung dalam waktu seminggu saya dapat pekerjaan di sebuah cafe yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya.

syarat working holiday visa australia
Teman kerja di cafe

Gaji saya perjamnya AUD 16. Saya kerja dari hari Senin sampai Jumat dari jam 5 pagi sampai 10 pagi. Kerjaan saya cukup santai. Posisi saya disebut dengan all-rounder, jadi bantu dari nerima orderan di kasir, bungkusin makanan, dll.

Selain itu, saya juga kerja di sebuah foodcourt dari Senin sampai Jumat juga dari jam 11 pagi sampai 4 sore. Habis itu lanjut lagi di restoran dari tiga hari seminggu dari jam 6 sore sampai 10 malam. Benar-benar jadi babu deh, haha. Tapi ya hasilnya sepadan. Dalam seminggu kasarnya saya bisa dapat AUD 4,000 – 5,000.

Tiap orang pasti pengennya beda-beda. Ada yang cuma pengen dapatnya cukup, bisa sambil traveling juga. Ada juga yang kerjanya di farm. Dengar-dengar sih di farm lebih capek lagi. Nah, kamu bisa nentuin sendiri mau kerjaan yang bagaimana.

Enaknya kerja di Australia juga cukup fleksible karena kalau kerjaan casual biasa pake sistem shift dan diatur perminggu. Contoh, kamu minggu depan pengen jalan-jalan nih selama seminggu. Bisa minta izin, habis itu pas pulang balik lagi deh kerja disana.

Setiap weekend atau day off pasti saya menyempatkan diri untuk main ke pantai-pantai atau wisata alam di sekitar Sydney. Banyak deh hal yang bisa dilakukan!

kerja di australia
Bersama teman kerja restoran Korea

Syarat working holiday visa Australia

Nah, makin tertarik kerja di Australia? Sekarang kita masuk bagian penting yaitu apa aja syarat working holiday visa (WHV) Australia terbaru?

Memiliki paspor yang berlaku minimal setahun

Pastikan bahwa masa berlaku paspor kamu masih memiliki waktu minimal setahun.

Berusia 18 sampai dengan 30 tahun saat mendaftar

Kamu harus berusia dalam rentang 18 sampai dengan 30 tahun saat mendaftar working holiday visa. Jika kamu mengirim pendaftaran ketika berumur 30 tahun kemudian ulang tahun dan berumur 31, masih ada kemungkinan untuk diterima.

Baru pertama kali mendaftar

Kalau kamu memang sudah pernah working holiday sebelumnya di Australia, kamu tidak boleh mendaftar kembali. Jadi visa ini memang ditujukan bagi yang baru pertama kali.

Memiliki kualifikasi pendidikan dan tingkat kemampuan berbahasa Inggris

Nah, poin ini penting untuk diperhatikan. Agar bisa diterima, syarat working holiday visa Australia yang perlu kamu penuhi adalah paling tidak sudah menjalani kuliah S1 selama dua tahun. Lebih baik kalau kamu memang sudah ada ijazah diploma atau sarjana S1.

Untuk kemampuan Bahasa Inggris, syaratnya kamu harus ikutan tes IELTS dan memperoleh nilai minimal 4.5 untuk keselurahan. Dan untuk masing-masing komponen tes IELTS (speaking, writing, reading, listening) tidak boleh kurang dari 4.

Kamu bisa baca artikel ini untuk panduan tes IELTS. Sertifikat IELTS juga hanya berlaku selama dua tahun, periksa baik-baik masa berlakunya.

Baca juga: Pengalaman kuliah S2 di China dengan beasiswa Chinese Government Scholarship

Memiliki tabungan minimal AUD 5,000

Pas saya baca syarat yang satu ini juga pusing deh kepala. Cari darimana duit sebanyak itu, 50jutaa?! Cara saya sih pinjem duit dari sodara, keluarga, dan teman-teman. Duitnya saya endepin aja di tabungan yang penting angkanya sampai 50 juta.

Setelah visa keluar baru deh saya balikkin lagi duitnya ke yang minjemin. Jangan tanya, kalau enggak ada 50 juta gimana? Ya..Siap-siap aja visanya kena tolak. Namanya juga syarat dapetin visa, kalau benar-benar pengen harus diusahain semampunya.

Mendapatkan surat rekomendasi

Surat rekomendasi pemerintah Indonesia atau yang disebut dengan SRPI, banyak sih yang suka nyebutin namanya surat sakti, haha. Karena dulunya susah banget ngedapetinnya. Syukur sekarang sistemnya sudah jauh lebih baik.

SRPI sangat penting dan juga proses paling awal yang perlu kamu lakukan sebelum mengirimkan pendaftaran working holiday visa. Surat ini dikeluarkan oleh Dirjen Imigrasi Indonesia. Cara untuk dapetin surat rekomendasi akan saya jelaskan setelah ini.

Melakukan medical check-up

Syarat working holiday visa Australia yang terakhir yaitu melakukan medical check-up dan memenuhi kriteria sehat. Proses ini biasanya bisa dilakukan setelah mengajukan pembuatan visa.

pengalaman whv di australia
Dapat part time di food bazar

Cara mendapat Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI)

Kalau sudah memenuhi semua persyaratan working holiday visa Australia yang saya jelaskan di atas, sekarang kita masuk ke tahap pertama proses yang kamu lewati yaitu mendapatkan surat rekomendasi dari pemerintah Indonesia.

Tanpa surat ini kamu tidak akan bisa apply visa working holiday ke Australia. Nah, beberapa poin penting yang harus kamu perhatikan yaitu:

Dokumen yang diperlukan untuk mengajukan SRPI

  • Paspor dengan masa berlaku lebih dari 18 bulan
  • Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)
  • Pas foto berukuran 4×6, latar belakang putih
  • Sertifikat IELTS,  minimum score 4.5
  • Ijazah pendidikan. Minimal ijazah D3 atau S1. Jika memang belum selesai tapi sudah kuliah selama 2 tahun dan cuti bisa mendaftar dengan melampirkan surat keterangan sebagai mahasiswa aktif, kartu tanda mahasiswa, dan kartu hasil studi.
  • Surat referensi dari bank yang menyatakan jumlah tabungan dengan nilai setara dengan AUD 5,000
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Memilih tanggal wawancara dan upload dokumen

Biasanya untuk dapetin slot wawancara harus tau bukanya di bulan apa. Biasanya sih di pertengahan tahun sekitar bulan Juli. Tapi biar pastinya lagi coba follow akun sosmednya Dirjen Imigrasi atau coba cari-cari di grup lainnya terlebih dahulu.

Pengajuan untuk memilih tanggal wawancara dapat dilakukan di website ini. Berikut tahapannya:

  • Masuk atau login menggunakan akun facebook atau google
  • Pilih tanggal wawancara
  • Isi form dan upload dokumen yang dibutuhkan kemudian kirim
  • Menunggu proses verifikasi dari pihak imigrasi biasanya akan dikabari 2 minggu sampai 2 hari sebelum tanggal wawancara
  • Mengetahui hasil apakah akan mendapat surat undangan untuk wawancara atau pengajuan ditolak

Proses Wawancara

Wawancara dilakukan di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta. Yep, kalau kamu tinggal di luar kota harus terbang ke Jakarta. Ketika saya dapat info wawancara yang di kala itu super dadakan, posisi saya lagi di sebuah kota kecil di Kamboja.

Kebayang gak dalam dua hari saya sudah harus ada di Jakarta untuk wawancara. Langsung deh saya cari tiket pesawat paling cepat dari Kamboja sampai ke Jakarta.

Yang perlu kamu bawa untuk proses wawancara adalah surat undangan wawancara dan semua dokumen asli yang diperlukan untuk mendapatkan SRPI. Nanti kamu akan dipanggil sesuai nomor ke ruangan dimana petugas imigrasi menunggu.

Proses wawancara saya termasuk singkat. Cuma di cek aja kelengkapan dokumen. Cuma pertanyaan basa basi biasa. Enggak ada yang ribet. Hanya lima menit saja selesai.

Setelah selesai wawancara saatnya nunggu dan berdoa deh. Pas jamannya saya surat rekomendasi di e-mail. Tapi sekarang harus ngecek sendiri di website imigrasi tersebut. Dalam 1 – 2 hari SRPI akan dikeluarkan dan bisa kamu download melalui website imigrasi dan kamu print.

Baca juga: 6 tempat wisata yang wajib kamu kunjungi di Tasmania

cara apply working holiday visa australia
Tiap minggu jalan-jalan

Cara apply working holiday visa Australia secara online

Setelah mendapat surat rekomendasi dari imigrasi, kamu bisa apply working holiday visa secara online melalui websitenya Australian Government Depeartment of Home Affairs. Memang ada perubahan dalam hal pengajuan visa dimana dulunya kamu bisa langsung pergi ke institusi yang ditunjuk di Jakarta.

Siapkan dokumen yang perlukan

Sertakan dokumen yang dibutuhkan seperti di atas, saya ulangi lagi disini ya. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk di-upload nantinya adalah:

  • Bagian depan paspor yang berisi informasi data diri
  • Akte keluarga
  • Foto ukuran 4×6 dengan latar belakang putih
  • Ijazah pendidikan
  • Sertifikat IELTS
  • Surat rekomendasi pemerintah Indonesia
  • Surat referensi dari bank

Terjemahkan semua dokumen yang berbahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris

Semua dokumen yang berbahasa Indonesia harus diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Tidak dibutuhkan akreditasi tetapi di setiap dokumen yang diterjemahkan perlu menyertakan juga nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan kualifikasi atau pengalaman mereka dalam menerjemahkan bahasa.Saran saya sih cari translator yang profesional atau terpercaya.

Scan atau foto semua dokumen dengan jelas

Semua dokumen baik yang asli atau dalam Bahasa Indonesia dan dokumen yang telah diterjemahkan harus di scan berwarna atau difoto secara jelas. Kalau dokumennya lebih dari satu dijadikan file yang sama.

Saya sarankan sih semuanya di scan aja dalam bentuk pdf. Dan berikan judul sesuai dengan nama dokumennya dalam Bahasa Inggris. Kemudian nantinya dilampirkan ketika apply secara online.

Buat akun di ImmiAccount

Setelah semua dokumen telah disiapkan semuanya, masuk ke wesbite ImmiAccount dan buat akun kamu. Isi data diri dan ikuti langkah-langkahnya. Kemudian, lampirkan semua file dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan yang diminta saat aplikasi online.

cara apply working holiday visa online

Pembayaran visa

Pembayaran visa dilakukan melalui online juga melalui website yang sama. Jumlah yang harus dibayarkan adalah AUD 485 atau sekitar Rp 4,850,000. Cara pembayaran yang diterima adalah melalui credit card, paypal, dan UnionPay.

Selesai deh! Tinggal tunggu kabar. Kalau belum punya health examinations atau hasil medical check up, nanti akan dikabari apakah kamu harus melakukan medical check up juga. Hasilnya akan keluar paling lama 46 hari. Jadi sabar yaa…

Kesimpulan

Panjang juga ya cara ataupun syarat apply visa working holiday Australia. Jangan berkecil hati dulu. Memang diperlukan waktu untuk mempersiapkan semuanya. Tapi nanti pas udah sampai Australia pasti happy. Saya rangkum ya.

  1. Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan
  2. Dapatkan Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI)
  3. Apply secara online melalui ImmiAccount
  4. Medical Check-up

Baca juga: Traveling ke Sydney? Cek dulu itinerary-nya

Persiapan setelah sampai di Australia dengan working holiday visa

Baru dapat visa working holiday atau WHV di Australia? Congratulations! Setelah dapat visa, tentunya harus mempersiapkan beberapa hal untuk pindah ke Australia. Bagi kamu yang akan segara pindah ke Australia, 7 tips working holiday (WHV) di Australia ini mungkin bisa membantu kamu.

Awal mula saya pindah ke Australia untuk working holiday (WHV) di Australia, saya juga punya banyak pertanyaan, apa aja yang harus saya persiapkan disana.

Pindah ke sebuah negara baru apalagi untuk jangka waktu yang lama pastinya membutuhkan persiapan yang matang. Wajar, jika kamu khawatir tapi setelah melewati semuanya, tidak sesusah yang dipikirkan kok.

Ketahui jenis visa kamu

Hal terpenting yang harus kamu miliki untuk masuk ke Australia adalah visa. Ada beberapa jenis visa tergantung apa yang ingin kamu lakukan di sana. Karena topik kita kali ini adalah untuk pendatang yang menggunakan working holiday visa (WHV), pelajari apa aja yang boleh dan tidak boleh.

Bagi pemegang working holiday visa (WHV), kamu diperbolehkan melakukan apapun pekerjaan yang bersifat sementara. Bekerja lebih dari 6 bulan di satu tempat tidak diperbolehkan. Perhatikan juga masa berlaku visa. Jika kamu mau extend tinggal di Australia, bisa cek syarat apa aja yang diperlukan untuk lanjut tahun kedua dan ketiga.

Sedikit tambahan, bagi pemegang student visa, kamu boleh kerja part time maksimal 40 jam per 2 minggu. Sebisa mungkin jangan sampai melanggar peraturan.

Mencari tempat tinggal di Australia

Pertama kamu harus menentukan kota yang ingin kamu tinggali di Australia. Kalau ada keluarga atau teman yang bisa menyediakan tempat tinggal tentunya akan lebih hemat. Kalau tidak, kamu harus mengeluarkan uang untuk tinggal beberapa malam di hostel/hotel.

Harganya tergantung lokasi tempat tinggal, makin dekat dengan pusat kota akan makin mahal juga harganya. Di Sydney, harga termurah untuk tinggal di bunk bed hostel adalah $25 semalamnya. Harga kamar untuk hotel paling murah mungkin $60. Coba aja cari di aplikasi booking hotel termurah seperti booking.com atau agoda.

Pastinya kamu enggak mau kan berlama-lama di hostel atau hotel. Bisa bikin kantong bolong. Carilah flat atau sharing apartment dari website seperti gumtree dan flatmates. Harga sewa tergantung kembali dengan lokasi.

Saya kasih contoh kalau di Sydney harga untuk sharing kamar itu sekitar $170 – $200 per minggu. Baca baik-baik ya, per minggu bukan per bulan. Harga ini untuk berbagi kamar, yang berarti sekamarnya bisa 2 orang.

Saya sendiri saat itu dapat harga cukup murah, tinggalnya juga sama orang Indonesia. Satu kamar kami bagi ber-4 dan harga sewa per minggunya sekitar $130. Tapi di dalam apartemen ada juga penghuni lainnya. Biasanya juga pada working holiday juga di Australia.

Ketika mencari apartemen, selalu datangi tempatnya dulu dan lakukan pengecekan. Beberapa apartemen menawarkan harga cukup murah tapi isinya bisa 10 orang serumah.

Biasanya, mereka pasti ngasih syarat seperti minimum stay dan uang yang ditahan selama kamu tinggal atau yang disebut bond. Carilah tempat yang akses transportasi umumnya gampang.

Baca juga: 18 tempat wisata di Melbourne seru dan menarik!

Mencari kartu SIM

Di Australia ada 2 operator besar yang biasanya dipakai orang-orang; Vodafone dan Optus. Kelebihan Vodafone adalah jaringannya yang stabil dan jangkauan jaringan yang cukup luas. Sedangkan Optus lebih murah.

Keduanya memiliki harga dan paket yang berbeda, tapi dengan $30 sebulan biasanya cukup kok. Silahkan membandingkan paket prepaid Optus dan paket prepaid Vodafone. Bagaimana cara beli kartu SIM di Australia? Gampang banget, langsung aja ke tokonya dan bisa bertanya-tanya paket apa yang paling sesuai untuk kamu.

Membuka akun bank

Kamu perlu membuka akun di bank untuk berurusan dengan hal keuangan. Ada 4 bank besar di Australia yaitu ANZ, Commonwealth, NAB, dan Westpac. Kamu bisa membandingkan keempat bank ini. Kebanyakan teman Indonesia saya memilih Commonwealth karena di Indonesia juga ada. Selain itu atm Commonwealth tersebar dimana-mana.

Saya pribadi membuka akun bank NAB. Alasannya? Pengen beda aja, hehe. Tidak banyak perbedaan antara bank-bank ini. Kelebihan NAB mungkin tidak ada biaya bulanan dan bunganya lebih tinggi.

Mendapatkan Tax File Number (TFN), Australian Business Number (ABN) dan Superannuation

Yang ini agak ribet, tapi enggak usah stress. Cuma perlu baca bagian ini lebih teliti aja. Kalau kamu ingin bekerja di Australia, kamu harus mendapatkan Tax File Number (TFN) karena pajak yang kamu bayarkan bisa kamu dapatkan kembali setelah setahun.

Gaji yang kamu dapatkan akan dikurangi pajak, biasanya sekitar 15% tergantung berapa gaji yang kamu dapatkan pada tahun itu. Untuk mendapatkan TFN, bisa langsung apply di situs resmi ATO dan isi formulirnya. Gratis kok. Kurang lebih dalam 7 hari TFN kamu akan dikirimkan ke alamat rumah.

Kalau kamu mau mencoba berbisinis di Australia, kamu harus punya yang namanya Australian Business Number (ABN). Kamu perlu ABN jika kamu ingin bekerja sebagai arsitek, IT, baby sitter, atau cleaner. Kamu hanya bisa dapat ABN setelah mendapat TFN. Untuk tahu lebih jelas tentang TFN dan ABN bisa cek di situs resmi ATO. Bacalah seluruh informasi se-detailnya supaya pajak kamu dikembalikan.

Superannuation adalah dana pensiun yang bisa kamu dapatkan setelah selesai working holiday di Australia. Bos kamu wajib membayarkan 9.5% lebih untuk dana superannuation. Biasanya tempat kerja kamu akan mengurus superannuation fund number. Kamu juga bisa coba apply suppernation fund sendiri.

Mencari pekerjaan sebagai pendatang WHV di Australia

Cari kerja di Australia itu gampang – gampang susah. Balik lagi ke diri kamu sendiri. Banyak lowongan pekerjaan tersedia di situs seperti gumtree, seek, dan indeed. Kirim aja CV kamu ke semua lowongan yang cocok untuk kamu secara online, atau langsung bawa CV nya ke toko langsung.

Cek juga airtasker untuk kerjaan freelancing seperti berkebun, coding, web design, dll. Sekali lagi bagi pemegang visa WHV cuma bisa kerja kerjaan santai atau casual. Kecuali kamu punya skill di bidang engineering atau IT, bisa coba apply ke perusahaan besar. Banyak kesempatan bekerja terutama sebagai barista, waitress, tukang masak, atau juga bekerja di kebun.

Kalau dari cerita teman-teman lainnya juga biasanya dalam 2 minggu udah ketemu kok kerjaan. Beberapa tempat nyarinya yang sudah ada pengalaman kerja di Australia, tapi ada juga yang menerima staff tanpa pengalaman kerja di Australia.

Kalau suka dengan anak-anak bisa coba program Au Pair, dimana kamu bisa tinggal di rumah sebuah keluarga dan membantu mereka dalam hal menjaga anak atau pekerjaan rumah tangga.

Kalau mau kerja di restoran biasanya harus ngambil yang namanya RSA Certificate biar bisa kerja di tempat yang jual alkohol. Banyak juga yang kerja di kebun biar bisa lanjut tahun kedua. Tapi biasanya untuk kerja di farm ada musim-musimnya, tergantung lokasi dan bulan.

Minimum upah kerja di Australia adalah $19.49 per jam (April, 2020) sebelum dikenakan pajak. Tapi masih ada beberapa tempat di Sydney yang ngasih upah dibawah minimum.

Sebenarnya sih ilegal, tapi banyak juga perusahaan yang ngelakuin ini. Biasanya mereka akan membayarkan upah dalam bentuk cash. Kurang baik juga untuk kamu soalnya tidak akan dapat benefit seperti superannuation.

Ketika saya working holiday di Australia, saya kerja di beberapa tempat. Ada yang bayarnya cash, ada juga yang sesuai upah minimum. Ada plus minusnya juga.

Apalagi kalau kamu baru mulai yang penting sih ambil dulu kerjaan yang ada walaupun upahnya rendah. Sambil kerja sambil nyari kerjaan lain yang cocok, itung-itung nambah pengalaman kerja buat CV.

Biaya hidup di Australia

Australia merupakan negara yang mahal untuk ditempati. Biaya hidupnya sangat tinggi. Kita yang dari Indonesia pasti kaget, apa-apa mahal. Walaupun mahal, masih ketutup kok dengan gaji. Tergantung sih, lifesyle hidup kamu gimana.

Dihitung-hitung, biasa hidup di Australia per bulan nya terutama di Sydney mungkin sekitar AUD 1,000  – 2,000 dengan rincian berikut:

  • Biaya sewa apartemen: AUD 600 – 1000
  • Pulsa dan paket internet: AUD 30
  • Transportasi: AUD 180
  • Makan: AUD 300 – 500

Biar hemat, daripada makan diluar masak aja dirumah. Sekali makan di rumah makan yang biasa aja bisa $10. Gak perlu beli air botolan seharga $2. Beli aja filter air terus minum dari keran aja di rumah. Jalan kaki lebih hemat dan juga sehat daripada naik taksi. Transportasi umum di Australia sangatlah gampang dan bisa diandalkan.

Selamat mencoba teman-teman! Semoga pengalaman WHV Australia kamu menyenangkan!

Subscribe Newsletter Nonanomad

 

4 Replies to “Cari Duit di Australia dengan Working Holiday Visa? Cek Cara dan Syaratnya!”

  1. Kepikiran juga deh buat kerja di Australia. Temenku ada yang kerja di Aussie dan selain nyaman, katanya gajinya juga lumayan banget. Terima kasih banget untuk tulisan lengkap ini. Sangat membantu. 🙂

  2. Hey Mb salken ya…
    Aku udah mendem nih keinginan usai tamat ini pengen banget bisa kerja d LN. Jalan dengan whv udah lama dilirik. udah sering juga riset dari cuhatan blog2 mengenai ini. Semoga kesampean bisa kerja di sana. Makasi udah sharing mb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *