Liburan ke Makassar, Kemana Saja? Cek Itinerary-nya!

pengalaman liburan ke makassar

Makassar atau yang dikenal sebagai nama Ujung Pandang adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan. Banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi di kota ini. Liburan ke Makassar kemana saja? Cek tempat wisata di Makassar dan juga itinerary-nya!

Saya pernah tinggal di Makassar kurang lebih 6 bulan. Kenapa saya memilih tinggal di Makassar? Karena saya ingin meng-eksplor wilayah timur Indonesia.

Kota Makassar memiliki lokasi yang strategis, sebagai sebuah kota besar juga memiliki sarana transportasi dan penerbangan yang baik dari Makassar ke kota-kota lain di Sulawesi, Maluku, maupun Papua.

Saya tidak menyangka bahwa tinggal di Makassar sangat menyenangkan. Setiap akhir pekan biasanya saya dan teman-teman menyewa kapal untuk keliling ke pulau-pulau terdekat.

Di tulisan ini saya akan sharing lebih ke hal-hal yang bisa kamu lakukan di Kota Makassar, banyak juga destinasi lain di luar Kota Makassar namun masih berada di provinsi Sulawesi Selatan yang bisa kamu kunjungi.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk liburan ke Makassar?

Kalau cuma mau ke Kota Makassar sih 3 atau 4 hari cukup ya. Tapi, kalau kau mau berkunjung ke Tanjung Bira dan melihat adat istiadat Tana Toraja, paling tidak butuh waktu 1 minggu.

Contoh itinerary liburan ke Makassar

Saya kasih bayangan atau contoh itinerary liburan ke Makassar sesuai dengan jumlah hari yang kamu miliki:

  • Itinerary Makassar 3 Hari
    Day 1: Fort Rotterdam, Pantai Losari, Pelabuhan Paotere
    Day 2: One day trip ke Pulau Samalona dan Kodingareng Keke
    Day 3: Rammang Rammang dan TN Bantimurung
  • Itinerary Makassar – Toraja 5 Hari
    Day 1: Rammang-Rammang dan TN Bantimurung
    Day 2: Fort Rotterdam, Pantai Losari, Pelabuhan Paotere (naik bus malam ke Tana Toraja)
    Day 3: Eksplor Tana Toraja
    Day 4: Eksplor Tana Toraja (malam naik bus kembali ke Makassar)
    Day 5: Pulang ke kota asal
  • Itinerary Makassar – Toraja – Tanjung Bira 7 Hari
    Day 1: Rammang-Rammang dan TN Bantimurung
    Day 2: Fort Rotterdam, Pantai Losari, Pelabuhan Paotere, naik bus malam ke Tana Toraja
    Day 3: Eksplor Tana Toraja
    Day 4: Eksplor Tana Toraja (malam naik bus kembali ke Makassar)
    Day 5: Tanjung Bira
    Day 6: Tanjung Bira
    Day 7: Kembali ke Makassar dan pulang ke kota tujuan

Itinerary di atas hanya sebagi contoh, kamu bisa sesuaikan sama jam pulang pergi tiket pesawatnya. Kamu bisa ambil bus malam untuk pulang pergi Tana Toraja jadi bisa menghemat waktu dan penginapan.

Lebih enaknya lagi kalau sewa mobil, jadi dari satu destinasi ke destinasi lain lebih gampang pindah-pindahnya. Tapi kalau mau hemat naik transportasi umum juga bisa.

Rekomendasi penginapan di Makassar

Beberapa rekomendasi penginapan di Makassar dari yang budget sampai hotel berbintang ada:

Tempat Wisata di Kota Makassar

Beberapa tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di dalam Kota Makassar adalah:

1. Benteng Fort Rotterdam, mengulik sejarah Kota Makassar 

Fort Rotterdam adalah sebuah benteng tua yang dibangun oleh Bangsa Belanda. Tempat wisata bersejarah ini berada di pusat Kota Makassar.

Benteng ini dibangun dengan menggunakan baru dari bukit karst di Maros dan batu kapur dari Selayar. Fort Rotterdam memiliki 13 bangunan bernuansa kolonial yang masih memiliki kondisi yang baik.

Untuk berkunjung ke Fort Rotterdam tidak dipungut biaya, namun kamu bisa memberikan sumbangan sukarela. Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah mengunjungi Museum La Galigo (Rp 5,000) dan mempelajari sejarahnya Kota Makassar.

benteng fort rotterdam tepat wisata di makassar

Selain itu ada juga bekas penjara dimana Pangeran Diponegoro menghabiskan sisa waktunya karena ditangkap oleh Belanda. Pangeran Diponegoro ditahan di benteng ini selama 21 tahun 6 bulan sampai beliau wafat.

Di Hari Minggu biasanya ada murid sekolah yang latihan drama, ada juga anak muda yang nongkrong di area benteng. Tidak sedikit juga anak muda yang menyapa turis asing untuk melatih kemampuan Bahasa Inggris mereka.

Selain wisata sejarah di Fort Rotterdam, sebenarnya ada beberapa objek wisata sejarah yang terletak di Kabupaten Gowa seperti Benteng Somba Opu, Makam Sultan Hasanuddin, dan Museum Balla Lompoa.

Hanya saja saya belum pernah berkunjung ke sana. Kalau kamu tertarik dengan wisata sejarah, mungkin bisa sekalian berkunjung ke tempat-tempat tersebut.

2. Pantai Losari, bersantai di pinggir pantai

Bisa dibilang Pantai Losari adalah ikon dari Kota Makassar. Walaupun disebut pantai tapi bukan benaran ada pantainya. Sebutannya sih anjungan, jadi bisa jalan-jalan di pinggir laut dan berfoto dengan tulisan Pantai Losari.

Enaknya jalan-jalan sore hari sekalian melihat sunset dan menyantap hidangan seafood di rumah makan sekitar Pantai Losari. Daya tarik lainnya adalah masjid terapung yang bernama Masjid Amirul Mukminin.

Masih di area Pantai Losari ada masjid unik yang baru saja dirancang oleh Ridwan Kamil. Yep, beliau tidak lain adalah Gubernur Jawa Barat dan juga seorang arsitek ternama.

Masjid yang disebut dengan Masjid 99 Kubah tersebut memiliki warna yang cukup mencolok dan sesuai namanya memiliki 99 kubah. Selain sebagai tempat ibadah masjid ini akan menjadi ikon terbaru Kota Makassar.

pantai losari liburan ke makassar

3. Pantai Akkarena, menikmati matahari terbenam

Pantai Akkarena adalah alternatif lain selain Pantai Losari. Di pantai ini ada pasirnya tapi lebih kecoklatan, bukan pasir putih.

Pantai Akkarena tidak seramai Pantai Losari. Suasananya lebih tenang, cocok untuk santai di sore hari sambil melihat matahari terbenam.

Biasanya yang datang ke pantai ini lebih penduduk lokal, keluarga, dan pasangan. Harga tiket masuk Pantai Akkarena adalah Rp 10,000 (dewasa) dan Rp 5,000 (anak-anak).

4. Pelabuhan Paotere, melihat kapal phinisi

Tertarik melihat kapal phinisi? Datang saja ke Pelabuhan Paotere. Pas pertama saya datang ke pelabuhan ini saya benar-benar terpesona dengan kapal-kapal raksasa yang berjejer di pelabuhan ini.

Kamu bisa melihat aktifitas para pelaut yang berlayar ke pulau lain seperti Flores untuk membawa barang-barang logistik.

Sore-sore adalah waktu terbaik untuk berfoto-foto di sekitar pelabuhan. Ketika langit berubah warna, pantulan kapal di atas air laut yang tenang. Seru deh mengambil jepretan di sini.

kapal phinisi di pelabuhan paotere
pelabuhan paotere liburan ke makassar

Pulau-pulau di sekitar Makassar

Jadi di dekat Makassar ada gugusan pulau yang diberi nama Kepulauan Spermonde. Ketika saya tinggal di Makassar, saya berkenalan dengan teman-teman sesama penyuka pulau juga.

Tiap akhir pekan kami akan menyewa kapal dari Pelabuhan Kayu Bangkoa dekat Pantai Losari dan berkunjung ke pulau-pulau kecil untuk snorkeling atau freediving.

Ada beberapa pulau di sekitar Makassar yang pernah saya kunjungi yaitu:

1. Pulau Lae – Lae

Pulau Lae-lae adalah sebuah pulau berpenghuni yang letaknya paling dekat dengan Kota Makassar. Jaraknya hanya 15 menit menggunakan kapal. Pantai di sini tidak terlalu bagus, tapi ada pondok-pondok untuk memandang kota Makassar dari kejauhan.

2. Pulau Samalona dan Pulau Kodingareng Keke

Kedua pulau ini biasanya udah sepaket, cocok untuk one day trip karena letaknya tidak terlalu berjauhan. Untuk menuju Pulau Samalona hanya butuh waktu sekitar 30 menit, kemudian 15 menit ke Pulau Kodingareng Keke.

Saya lebih suka Pulau Kodingareng Keke. Terumbu karangnya cukup baik. Sayangnya di sekitarnya masih banyak aktifitas menangkap ikan dengan menggunakan bom.

Jadi pas snorkeling kedengaran ada suara letusan. Untuk cerita lebih lengkap tentang kedua pulau ini bisa baca pengalaman saya berkunjung ke Pulau Samalona dan Pulau Kodingareng Keke.

pantai kodingareng keke
Pantai di Pulau Kodingareng Keke

3. Pulau Lanjukang

Pulau Lanjukang merupakan salah satu pulau terluar yang berjarak sekitar 40 km dari Makassar. Jumlah penduduk di pulau ini hanya sekitar 50 jiwa.

Pasti kamu langsung mengucapkan kata “wow” ketika tiba di pulau ini. Air laut yang biru, pantai pasir putih yang panjang, pemandangan menakjubkan ini akan membuat kamu terpesona.

Dibutuhkan sekitar tiga jam dari Pelabuhan Paotere ke Pulau Lanjukang dengan kondisi cuaca yang baik. Serunya sih camping semalam di pulau ini.

pulau lanjukang makassar
Pantai pasir putih di Pulau Lanjukang

Tidak ada homestay atau hostel. Yang ada cuma sebuah resort pribadi milik keluarga dari Makassar. Bawa sleeping bag dan jaket biar tidak kedinginan malam hari, bawa makanan juga.

Di pulau ini hanya ada satu WC umum dan satu sumur jika ingin membersihkan diri. Terumbu karang bisa ditemukan di sisi barat daya pulau. Tidak terlalu jauh dari pantai, hanya sekitar 20 meter udah ketemu.

Kamu bisa melihat jenis terumbu karang yang berbeda, ada anemon juga. Ikan-ikan kecil berenang sana-sini. Harus hati-hati karena jarak antara permukaan air dengan terumbu karang hanya sekitar 50 cm – 1 meter. Jangan sampai fin kamu menginjak terumbu karang.

Pulau Lanjukang dihuni oleh penduduk setempat. Istimewanya mereka terlihat seperti kurcaci karena memiliki tubuh yang pendek, sekitar 100 cm saja.

Mereka cenderung menyembunyikan diri dan tidak ingin bersosialisasi. Tapi kalau diajak ngobrol beberapa mau kok. Katanya faktor yang membuat mereka kerdil karena perkawinan sedarah.

snorkeling di pulau lanjukang
Snorkeling di Pulau Lanjukang

4. Pulau Kapoposang

Pulau Kapoposang terkenal dengan spot diving-nya yang indah. Pulau ini juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Taman Wisata Perairan Kepulauan Kapoposang.

Sama seperti pulau lain di atas, kamu harus menyewa kapal kayu dengan lama perjalanan sekitar 4-5 jam. Sebaiknya menginap semalam.

Saya sudah ke Pulau Kapoposang tapi seingat saya kalau untuk snorkeling kayaknya kurang ya, mungkin lebih cocok untuk diving.

5. Pulau Cangke

Pulau Cangke mempunyai kisah yang menarik, yaitu tentang sepasang kakek nenek tua yang tinggal di pulau ini. Daeng Abu, seorang pria yang mengasingkan diri karena menderita penyakit kista.

Namun istrinya dengan setia menemani, benar-benar romantis. Terumbu karang di sekitar Pulau Cangke juga sangat indah. Baca pengalaman saya berkunjung ke Pulau Cangke.

Masih banyak pulau-pulau lain di sekitar Kepulauan Spermonde, yang saya sebutkan adalah pulau yang memang pernah saya kunjungi.

Snorkeling Pulau Cangke

Tempat wisata lain di luar kota Makassar

Berikutnya ada beberapa tempat wisata yang terletak di luar Kota Makassar yaitu:

1. Kampung Karst Rammang Rammang

Rammang Rammang adalah kawasan karst yang terletak di Kabupaten Maros, sekitar 2 jam dari Kota Makassar. Tempat wisata di dekat Makassar ini  juga dikenal dengan nama Karst Pangkep katanya merupakan kawasan karst terbesar di dunia setelah China dan Vietnam.

Bagaimana cara menuju Kampung Karst Rammang Rammang, kamu bisa naik pete-pete (angkot) terlebih dahulu dengan tujuan Pangkep.

Turun di pertigaan pabrik semen Bosowa, kemudian bisa jalan kaki atau naik ojek (1 km) ke pelabuhan. Sewa kapal muat untuk 10 orang (Rp 150,000 – 200,000) menyusuri sungai.

cara menuju rammang rammang
Masuk ke Rammang Rammang dengan kapal

Setibanya di dalam kampung, rasanya tenang banget. Bisa santai, ngopi-ngopi dan menikmati sawah yang dikelilingi perbukitan karst. Ketika saya main ke sini sih sepi, belum banyak yang tau. Mungkin sekarang sudah menjadi tempat wisata juga.

Di sekitar area ini juga ada spot untuk panjat tebing, menelusuri gua, atau sekedar foto-foto saja. Yang saya sadari capung di sini berwarna warni ada merah, kuning, biru, dan ada yang sayapnya empat juga.

liburan ke rammang rammang makassar
Tenangnya suasana di Rammang Rammang

2. Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung

Masih berada di Kabupaten Maros, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung adalah tempat wisata di Makassar yang cukup populer.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan di sini adalah berkunjung ke penangkarang kupu-kupu, berjalan melintasi jembatan gantung yang bernama Helena Sky Bridge, menikmati pemandangan batu karst di Kawasan Pra-Sejarah Leang Leang.

3. Tanjung Bira

Tanjung Bira atau dikenal sebagai Pantai Bira juga terletak di Kabupaten Bulukumba. Kalau naik transportasi umum sekitar 6 jam perjalanan.

Pantai Bira memiliki pantai pasir putih yang halus seperti tepung. Biasanya yang berencana liburan ke Makassar pasti juga sekalian berkunjung ke Pantai Bira.

Dari Pantai Bira bisa naik perahu ke Pulau Liukang dan Pulau Kambing untuk snorkeling. Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah berkunjung ke tempat pembuatan kapal phinisi di Tana Beru atau Panrang Luhuk.

tanjung bira sulawesi selatan

4. Kepulauan Selayar dan Takabonerate

Dari Tanjung Bira kalau makin ke selatan lagi bisa nyebrang ke Pulau Selayar dan kalau diterusin lagi sampai ke Pulau Taka Bonerate.

Keindahan Pulau Taka Bonerate sudah tidak diragukan lagi, pantai pasir putih dan terumbu karang Atoll yang luas. Saya berkesempatan berkunjung ke Pulau Tinabo yang juga masih terletak di kepulauan ini.

Memang untuk mencapai Pulau Taka Bonerate tidaklah gampang. Kamu harus sewa speedboat lagi, jadi sebaiknya pergi bersama rombongan. Keindahannya sudah tidak diragukan, Taka Bonerate sudah berstatus sebagai taman nasional.

5. Tana Toraja

Sudah pasti Tana Toraja adalah destinasi yang tidak boleh terlewatkan ketika berkunjung ke Makassar. Keunikan budaya pemakaman yang dilakukan oleh suku Toraja menjadi daya tarik utama bagi siapa pun yang ingin berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Dari Makassar kamu harus naik bus lagi ke Tana Toraja selama 8 jam. Situs wisata di Tana Toraja ada Kete Kesu, Sadan, Lokomata, Londa, dan Lemo.

liburan ke tana toraja makassar

6. Gunung Bawakaraeng

Pada tau kan ya kalau saya memang suka mendaki gunung. Ada 2 gunung yang bisa kamu daki di Sulawesi Selatan yaitu Gunung Latimojong (3,478 mdpl) dan Gunung Bawakaraeng (2,883 mdpl).

Saya pernahnya mendaki Gunung Bawakaraeng saja. Letaknya di Kabupaten Gowa, tidak jauh dari Dataran Tinggi Malino. Mendaki Gunung Bawakaraeng diperlukan setidaknya 2 hari 1 malam.

Kuliner khas Makassar yang harus dicoba

Saya akui makanan Makassar enak-enak. Harus makan ikan kalau di Makassar. Saya yang tidak suka ikan jadi suka ikan sejak tinggal di Makassar karena ikannya segar dan tidak amis.

Kuliner yang harus kamu coba kalau liburan ke Makassar adalah:

1. Konro Bakar di Rumah Makan Karebosi

Konro adalah tulang iga yang bisa dimasak jadi sup atau dibakar. Salah satu tempat untuk mencicipi konro terenak di Makassar ada di Rumah Makan Karebosi.

Saya lebih suka dengan konro bakar. Karena pada dasarnya saya kurang suka dengan makanan berkuah. Konro bakarnya enak banget! Dagingnya lembut, disiram dengan saus kacang dan kecap manis. Harga per porsi sekitar Rp 40,000.

2. Coto Makassar di Coto Nusantara

Kurang komplit rasanya kalau ke Makassar tapi tidak makan Coto Makassar. Beda dengan soto-soto lainnya, kuah Coto Makassar terasa lebih kaya rempah-rempahnya.

Tempat makan Coto Makassar yang paling terkenal mungkin adalah Coto Nusantara. Daging sapi yang gurih dan lembut, ditambah sambel, kecap manis, dan ketupat. Lengkap deh. Harga seporsinya start dari Rp 20,000.

3. Rumah Makan Mas Daeng di Losari

Sehari-hari saya senang makan di sini karena harganya murah. Biasanya sama teman-teman kita pesan beberapa jenis terus sharing. Cobain ikan bakarnya, cah kangkung, dan juga tahu goreng yang disiram saus kacang.

4. Pallubasa di Pallubasa Serigala

Pallubasa mirip-mirip dengan Coto Makassar, cuma kuahnya lebih kental. Saya sih pas makan tidak terlalu ngerti bedanya apa. Mungkin lidah saya yang tidak sensitif.

Untuk nyobain Pallubasa bisa ke Pallubasa Serigala. Harganya juga tidak terlalu mahal, kurang lebih Rp 15,000 se porsi.

5. Mie Titi di Panakkukang

Mie unik dengan tekstur yang crispy dan disiram dengan kuah kental di atas. Seporsi harganya Rp 30,000. Untuk makan Mie Titi harus ke Panakkukang, jadi cukup jauh.  Saya pribadi kurang suka tapi yang banyak yang menyebutkan kalau ke Makassar harus nyobain Mie Titi.

6. Yam Mie di Gunung Nona

Soal makan mie, saya sukanya dengan hidangan yang bernama Yam Mie. Mirip bakmie tapi mie-nya lebih besar dan teksturnya lebih kenyal, sausnya entah kenapa juga lebih enak juga. Harganya murah dan halal.

7. Pisang Epe, Es Pallubutung, Saraba

Nah, saya gabung saja ketiganya. Jajanaan khas Makassar ada Pisang Epe yaitu pisang yang dijepit pipih, dibakar, kemudian disiram saus gula manis. Cocoknya dimakan sama Es Pisang Ijo atau Es Pallubutung.

Es Pisang Ijo dan Es Pallubutung disajikan dengan bubur sumsum dan sirup merah. Saya lebih suka kalau malam-malam nongkrong sama teman di warung pesan Pisang Epe dan Saraba.

Saraba adalah sejenis minuman, mirip dengan bandrek ada rasa pedas-pedas jahe gitu ditambah santan, susu kental manis, gula merah, boleh pakai telur atau madu juga.

Begitulah kurang lebih panduan lengkap dan cerita pengalaman saya liburan ke Makassar. Kalau ada yang mau ditanyakan soal itinerary Makassar atau tempat wisata di Makassar bisa tinggalkan di kolom komentar ya!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *