Mau Sewa Apartemen di Singapore? Baca Dulu Tips Ini!

tips sewa apartemen di singapore

Mau sewa apartemen di Singapore? Bagaimana cara mencari apartemen yang murah dan cocok? Berapa harga sewa apartemen di Singapura? Baca terus artikel ini untuk tips-nya!

Singapore atau Singapura adalah negara yang paling maju di kawasan Asia Tenggara. Banyak orang Indonesia yang tertarik untuk kuliah atau mencari kerja di Singapura.

Tinggal di Singapore memang nyaman, apa aja ada. Tapi, biaya hidup di Singapore juga sangat tinggi, terutama dikarenakan biaya sewa apartemen yang mahal.

Saya sendiri sudah tinggal di Singapore selama setahun. Ya, bisa dibilang cukup berpengalaman dalam hal menyewa apartemen di sini. Berikut tipsnya!

Tips sewa apartemen di Singapore

Baca dulu 5 tips ini sebelum sewa apartemen di Singapore: 

1. Memilih apartemen di Singapore 

Di Singapore ada beberapa tipe tempat tinggal yaitu:

  • Landed House, atau rumah tapak.
  • Apartemen, biasa disebut dengan condo. Apartemen biasanya memiliki fasilitas lebih lengkap seperti kolam renang dan gym.
  • HDB Flat, apartemen subsidi dari pemerintah.

Untuk apartemen kamu bisa pilih, mau sewa satu unit (bisa jenis studio, one bedroom apartment, two bedroom apartment), atau mau sewa satu kamar saja.

Kalau sewa satu kamar, berarti kamu tinggal sama orang lain, bisa sama landlord (yang punya apartement), atau orang lain yang mengambil satu unit dan menyewakan kamar lainnya biar jatuhnya lebih murah.

Ada juga yang namanya co-living. Intinya, kamu sewa kamar juga di apartemen yang sudah diurus sama provider atau penyedia jasa co-living ini, jadi ga ribet tinggal masuk saja. Kontraknya juga bisa lebih singkat, minimal 3 bulan.

Mau sewa satu unit atau satu kamar tergantung masing-masing lagi, apakah kamu sewa apartemen untuk sendiri saja atau untuk keluarga? Berikut adalah perbandingan sewa satu unit atau satu kamar.

Keuntungan dan kekurangan sewa satu unit:

  1. Harga sewa lebih mahal
  2. Kontrak minimal 6 bulan atau 1 tahun
  3. Belum termasuk biaya listrik, air, gas, dan wifi
  4. Bisa sewa full-furnished atau non furnished
  5. Lebih bebas dan lebih ada privasi
  6. Harus bertanggung jawab dengan kondisi apartemen

Keuntungan dan kekurangan sewa satu kamar:

  1. Harga sewa lebih murah
  2. Kontrak minimal 6 bulan
  3. Sudah termasuk biaya listrik, air, gas, dan wifi
  4. Sudah full-furnished
  5. Kurang bebas, kurang ada privasi. Hoki-hokian dapat landlord yang santai atau strict, housemate yang bersih atau engga, kadang ga boleh masak, ga boleh bawa tamu.

Baca juga: Biaya Hidup di China, Berapa Pengeluaran Sebulan?

2. Cara mencari apartemen di Singapore

Biasanya kalau cari apartemen bisa lewat situs listing properti online. Di Singapore yang paling lengkap adalah PropertyGuru, ada juga situs lainnya seperti 99.co atau iproperty, coba search aja di google.

Kamu juga bisa cari lewat grup facebook dan juga aplikasi carousell.

Beberapa facebook group untuk mencari apartemen

Nah, yang listing apartemen ini biasanya agen yang sudah ditunjuk oleh pemilik apartemen. Kalau lewat agen biasanya ada agent fee, tergantung juga bisa landlord yang bayar atau kita sebagai penyewa yang bayar, jadi kamu cek lagi.

Setelah kamu lihat-lihat dan ketemu nih yang cocok, kamu bisa hubungi contact person atau agen untuk membuat janji kapan bisa ketemuan untuk mengecek atau viewing apartemen.

Kalau lewat agen biasanya mereka ada beberapa listing di daerah yang sama.

Contohnya, kalau kamu mau lihat unit apartemen yang ada di daerah Orchard, kamu bisa tanya si agen dekat-dekat sini ada opsi unit lain yang disewakan yang sesuai dengan requirement kita (tipe apartemen, range harga sewa yang kita mau, dll).

Baca juga: Pulang ke Indonesia dari Singapore Pas Pandemi, Karantina 1 Hari Aja!

3. Harga sewa apartemen dan biaya lain yang harus dibayarkan

Harga sewa apartemen di Singapore sangat tergantung dengan lokasi, jenis unit, dan fasilitas lain yang didapat.

Di pusat kota seperti Orchard, Bugis, Marina untuk tipe one bedroom apartment di kisaran SGD 3,000 – 4,000 per bulan. 

Kalau ga terlalu di pusat kota, let’s say daerah Paya Lebar atau Eunos mungkin masih dapat SGD 2,000 per bulan untuk tipe one bedroom apartment.

Di daerah pinggiran seperti Pasir Ris atau Jurong, harga sewa satu unitnya di sekitar SGD 1,200 – 1,500 per bulan.

Untuk harga sewa apartemen per kamar, sama tergantung lokasi juga. Di pusat kota mungkin di sekitar SGD 2,000/bulan, dekat pusat kota SGD 1,200 – 1,500/bulan, di pinggiran SGD 800/bulan.

Pas udah ketemu apartemen yang cocok, di bulan pertama kamu harus bayar uang sewa + deposit. Deposit biasanya satu bulan harga sewa.

Deposit akan dikembalikan setelah habis kontrak dan ketika tidak ada masalah atau kerusakan di apartemen.

Ketika akan tanda tangan kontrak harus pakai duty stamp dari jasa notaris biayanya SGD 150. By the way, kalau mau kirim uang dari Singapore ke Indonesia atau sebaliknya bisa pakai Transferwise ya.

Kalau ambil unit sendiri biasanya harus apply wifi sendiri. Tergantung promo, biasanya ada paket router gratis. Biaya wifi rata-rata SGD 50/bulan

Selain itu juga harus apply PUB (Public Utilities Board) untuk biaya listrik, air, dan gas. Harus masukin deposit untuk PUB sebesar SGD 500.

Berapa biaya air dan listrik kalau sewa apartemen di Singapore tergantung pemakaian, kalau untuk 1 unit biasanya di SGD 100/bulan.

AC harus diservis setiap 3 bulan sekali. Untuk servis 1 AC biasanya SGD 20, jadi kalau 1 unit ada 3 AC, semuanya harus diservis, totalnya jadi SGD 60.

Baca juga: Mau Apply Jadi Pramugari Singapore Airlines? Cek Gajinya! 

4. Move-in apartemen

Pas udah deal, semuanya udah oke, akan dikirimkan kontrak perjanjian. Isi kontrak terdiri dari: 

  • Nama dan informasi diri kita sebagai penyewa
  • Pasal-pasal – tanggung jawab landlord ke kita, dan tanggung jawab kita ke landlord
  • Jumlah deposit
  • Jumlah, tanggal, dan rekening tujuan untuk membayar uang sewa

Kemudian ketika move in atau baru pindah ke apartemen tersebut, ada pengecekkan inventory list. Apa saja barang-barang yang ada di apartemen tersebut.

Contoh, di list tertulis ada 1 sofa. Ketika kita keluar dari apartemen tersebut sofa tersebut pun harus masih ada karena memang inventory yang punya apartemen.

Bahkan hal-hal kecil seperti lampu, bantal juga dihitung dan dicatat di inventory list. Cek juga semua lampu nyala, soket listrik berfungsi, alat-alat elektronik lain berfungsi.

Kalau ada yang tidak berfungsi langsung tanya ke landlord, atau kalau ada yang rusak minta diperbaiki dulu.

Dinding yang lecet atau kotor bisa kamu foto sebagai bukti pas mau keluar kalau dinding tersebut memang udah lecet dari pertama kali kamu masuk.

Selama satu bulan pertama kamu masih bisa fotoin dan kirim ke agent kalau ada bagian-bagian yang lecet.

Baca juga: Pengalaman Naik Genting Dream Cruise, Mau Tau Harga?

cara sewa apartemen di singapore
sewa unit apartemen di singapura

5. Move-out apartemen

Ketika akan move-out dari apartemen yang kita sewa unit sendiri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Unit apartemen harus dibersihkan menggunakan jasa professional cleaning.
  2. Gorden jendela harus di-laundry
  3. AC harus diservis
  4. Tidak ada barang yang rusak atau dinding yang lecet.

Ribetnya kalau sewa apartemen di Singapore terutama unit sendiri, pas mau move-out benar-benar harus make sure tidak ada masalah baik di perabotan, dinding, lantai, semua isi apartemen yang dalam keadaan yang baik.

Kalau tidak, maka deposit kamu akan digunakan untuk memperbaiki yang rusak, atau tidak dikembalikan sampai semuanya benar-benar beres.

Benar-benar deh hal-hal kecil aja dicek, ada lecet-lecet di dinding saja harus dibersihkan atau dicat ulang lagi. Jadi jangan tempel yang aneh-aneh ya di dinding.

Baca juga: 30+ Tempat Wisata di Singapore, Wajib Main ke Sini!

Penutup

Banyak banget kan ya yang harus diperhatikan dan juga biaya-biaya lain ketika ingin sewa apartemen di Singapore. Bagaimana menurut kamu? Pilih sewa satu unit sendiri atau sewa kamar saja? Komen ya!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *