Wisata ke Karimunjawa, Mending Backpackeran Sendiri atau Pakai Tour?

wisata karimunjawa backpackeran atau ikut tour

Kepulauan  Karimunjawa adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Jepara. Kepulauan ini memiliki 27 gugusan pulau kecil yang menawarkan pengalaman wisata bahari yang menarik.

Kalau mau liburan ke Karimunjawa lebih baik pergi sendiri alias backpackeran apa ikutan paket tour ya? Banyak paket tour atau open trip yang menyediakan jasa wisata ke Karimunjawa, pada umumnya  paket 3 hari 2 malam dan 4 hari 3 malam.

Tentunya ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, terutama dari segi biaya. Berapa sih biaya yang harus dikeluarkan baik jika melakukan perjalanan sendiri? Berapa harga kalau ikutan open trip?

Saya akan membagikan tips liburan ke Karimunjawa jadinya kamu bisa pilih mau pergi sendiri tanpa ikutan tour, atau menggunakan jasa tour.

Update terbaru wisata Karimunjawa di Era New Normal: Per tanggal 16 Oktober 2020 wisata Karimunjawa sudah dibuka. Berlaku kuota 100 orang per minggu.

Pengunjung dapat melakukan reservasi online dengan mengisi form ini. Wajib membawa hasil rapid test negatif, membawa alat snorkeling pribadi, dan mematuhi protokol kesehatan. 

Transportasi menuju Pulau Karimunjawa

Pada umumnya ada 2 cara yang sering digunakan untuk menuju Pulau Karimunjawa yaitu:

1. Melalui Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang

Bagi kamu yang ingin menghemat waktu, bisa naik pesawat langsung ke Semarang dan menuju Pelabuhan Tanjung Mas kemudian dilanjutkan dengan kapal menuju Pulau Karimunjawa.

Berikut jadwal dan harga tiket kapal dari Semarang ke Karimunjawa:

Nama KapalRuteJadwal Keberangkatan Jam KeberangkatanHarga TiketLama Perjalanan
KMC Kartini 1Semarang - KarimunjawaJumat08.00150,0003-4 jam
KMC Kartini 1Karimunjawa - Semarang Minggu11.00150,0003-4 jam

2. Melalui Pelabuhan Kartini di Jepara

Cara kedua adalah melalui Pelabuhan Kartini di Jepara. Dari Jakarta kamu bisa naik bus PO Shantika menuju Jepara. Harga tiketnya sekitar Rp 210,000. Biasanya berangkat malam besoknya sampai. Bisa minta supir drop di dekat Pelabuhan Kartini.

Jadwal kapal melalui Pelabuhan Kartini di Jepara lebih banyak, ada pilihan kapal feri dan juga kapal cepat. Berikut jadwal dan harga tiket kapal dari Jepara ke Karimunjawa:

Nama KapalRuteJadwal Keberangkatan Jam KeberangkatanHarga TiketLama Perjalanan
Feri SiginjaiJepara - KarimunjawaSenin, Rabu, Sabtu07.0095,0005-6 jam
Jepara - KarimunjawaJumat06.3095,0005-6 jam
Feri SiginjaiKarimunjawa - JeparaSelasa, Kamis, Minggu07.0095,0005-6 jam
Karimunjawa - JeparaJumat13.0095,0005-6 jam
KMC Express BahariJepara - KarimunjawaSenin, Selasa, Jumat, Sabtu09.00165,0002-3 jam
KMC Express BahariKarimunjawa - JeparaSenin12.00165,0002-3 jam
Karimunjawa - JeparaRabu, Minggu11.00165,0002-3 jam
Karimunjawa - JeparaSabtu07.00165,0002-3 jam

Jadwal kapal bisa berubah sewaktu-waktu, jadi sebaiknya cek terlebih dahulu kembali sebelum berangkat.

sewa kapal karimunjawa
Kapal untuk hopping island di Karimunjawa, lihat di bawah terumbu karangnya banyak.

Waktu terbaik untuk berwisata ke Karimunjawa

Namanya juga main ke pantai pasti maunya cuaca cerah terus kan ya. Nah, waktu terbaik untuk berwisata ke Pulau Karimunjawa adalah antara bulan April – November. Pada bulan ini biasa langitnya cerah dan jarang hujan.

Di bulan lain kalau hujan, air laut bisa berombak sekali dan angin kencang. Jadi tidak akan nyaman untuk berkunjung ke Pulau Karimunjawa.  Tapi akhir-akhir ini kondisi cuaca juga sulit diprediksi.

Rekomendasi penginapan di Karimunjawa

Ada banyak pilihan penginapan di Karimunjawa mulai dari homestay, guesthouse, sampai cottage yang yang lebih mewah. Bisa cek langsung di aplikasi booking hotel seperti booking.com atau traveloka.

Harganya juga bervariasi, yang paling murah semalamnya dapat kok Rp 100,000 – Rp 200,000 untuk per kamar per malam.

Beberapa rekomendasi penginapan di Karimunjawa adalah: 

  • Leyeh-Leyeh Hostel: Rp 175,000/kamar/malam
  • Asta Homestay: Rp 135,000/kamar/malam
  • The Bodhi Tree Karimunjawa: Rp 275,000/kamar/malam
  • Cemara Indah Beach Bungalow:  Rp 300,000/kamar/malam
  • Blue Coral Homestay: Rp 250,000/kamar/malam
  • Kura-Kura Resort Karimunjawa: Rp 2,200,000/kamar/malam

Biaya liburan ke Pulau Karimunjawa, perbandingan backpackeran sendiri dan ikut open trip

Nah, sekarang waktunya kita membandingkan total biaya yang dibutuhkan untuk liburan ke Karimunjawa dengan cara backpackeran sendiri dan ikut open trip.

Karena aktifitas di Pulau Karimunjawa kebanyakan hopping island dan snorkelling, harus pakai kapal juga. Biaya sewa kapal untuk hopping island di Pulau Karimunjawa sekitar Rp 700,000 dengan kapasitas 10 orang.

Kalau kamu memang sendiri, bisa coba cek di penginapan bisa nebeng ama tamu lain atau tidak jadinya bisa share cost biar lebih murah.

Coba kita hitung, apa saja biaya yang dibutuhkan kalau backpackeran sendiri totalnya kira-kira Rp 760,000 per orang belum termasuk transportasi bus menuju Jepara. Kalau sama bus tambahin aja sekitar 420,000 PP.

  • Kapal Feri Siginjai PP: 200,000
  • Penginapan 3 malam: Rp 200,000
  • Hopping island 1 hari: Rp 175,000
  • Makan 3 hari: Rp 150,000
  • Sewa alat snorkeling: Rp 35,000
  • Tiket masuk kawasan: Rp 7,500

Saya cek rata-rata open trip ke Pulau Karimunjawa untuk paket 4 hari 3 malam harganya di sekitar Rp 750,000 – Rp 850,000 per orang. Ini harga untuk penyebrangan kapal Feri Siginjai juga.

Harga ini biasa sudah include tiket kapal penyebrangan PP, akomodasi, makan, hopping island, sewa alat snorkeling, guide, tiket masuk, dokumentasi, dll.

Jujur sih kalau menurut saya mendingan ikut open trip sih. Soalnya tidak perlu ribet ngurus ini itu, terus bisa lebih puas di hopping island-nya, karena bisa mengunjungi lebih banyak pulau.

Kalau kamu sendirian juga bisa nambah teman baru jadinya lebih seru. Tidak perlu khawatir soal makanan juga. Untuk open trip tidak termasuk transportasi menuju meeting point di Jepara atau Semarang.

Baca juga: Wisata Pulau Wakatobi, Cek Jadwal Kapalnya! 

open trip ke karimunjawa
Join open trip ke Karimunjawa

Pengalaman saya liburan ke Karimunjawa dengan ikut open trip

Dari dulu memang saya sudah berkeinginan untuk nge-trip ke Karimunjawa. Lokasinya yang memungkinkan untuk weekend trip, dari foto-fotonya juga kelihatan pantainya cakep, tidak kalah dari pantai-pantai di Bali.

Saya dan dua teman lain memutuskan untuk daftar open trip selama 4 hari 3 malam melalui agen yang bernama Wisata Kita. So far, puas sih sama pelayanan mereka.

Hari pertama, drama ketinggalan kapal 

Perjalanan dimulai dari bus malam dari Jakarta menuju Jepara. Berangkatnya jam 8 malam dan harusnya sampai keesokan harinya jam 5 pagi.

Sayangnya karena macet akhirnya telat deh sampai di Pelabuhan Kartini dan ketinggalan kapal. Katanya sih kalau sudah penuh kapal bakal langsung berangkat.

Untungnya guide kami nge-handle situasi ini cukup baik. Alternatifnya kami tinggal di homestay yang terletak di Pulau Panjang, 15 menit dari pelabuhan.

Jadinya ketinggalan mengikuti itinerary di hari pertama deh, ada 2 spot destinasi yang harus kami skip karena ketinggalan kapal.

Baca juga: Ke Pulau Peucang Ujung Kulon, ikut open trip aja! 

Sempat mabuk laut tapi setelah ikut tour hopping island, wow!

Hari kedua kami mencoba untuk bangun sepagi mungkin karena takut ketinggalan kapal lagi. Kapal Feri Siginjai yang kami tumpangi berangkat sesuai jadwal.

Perjalanan memakan waktu 6 jam! Ombaknya cukup besar jadinya saya sempat mabuk laut. Saya selonjoran saja di bawah kursi sambil tiduran di sisa perjalanan biar ngerasa lebih baik.

Sampai di Karimunjawa, kami di antar menuju homestay untuk menaruh barang. Setelah itu ke penangkaran hiu untuk berenang bersama hiu.

Awalnya sempat grogi, takut digigit ikan hiu. Tapi hiunya jinak kok, hehe.

Hopping island ke pulau-pulau sekitar

Asik, saatnya hopping island! Walaupun sempat ketinggalan beberapa spot, tapi kami masih bisa mengunjungi pantai-pantai cantik di Karimunjawa.

Pulau Karimunjawa tidak kalah indah dengan pulau-pulau di bagian Timur Indonesia. Paket lengkap deh! Pantai pasir putih, spot snorkelingnya juga bagus, dan banyak ikan warna warni.

Saya share spot-spot yang saya kunjungi saja ya:

1. Pulau Menjangan Kecil

Snorkelling di Pulau Menjangan Kecil adalah aktifitas yang tidak boleh terlewatkan! Terumbu karang di sini bagus dan masih sehat. Visibility air ketika saya snorkelling juga jelas.

Di sini saya berenang dengan ikan warna warni. Pokoknya seru deh!

snorkelling pulau karimunjawa
Spot snorkelling Menjangan Kecil

2. Pantai Ujung Gelam

Nah, untuk nyari pantai pasir putih ala-ala tropis gitu ada di Pantai Ujung Gelam. Guide kami menantang ada ga yang bisa manjet pohon kelapa.

Ternyata tidak segampang itu. Saya nyobain beberapa meter aja langsung loncat turun.

Warna air lautnya benar-benar indah, dengan gradasi hijau terang sampai gelap, turqoise, biru muda dan biru gelap, cakep banget pokoknya!

Pemandangan ini tidak kalah indah dengan beningnya air laut di Pulau Maratua yang terletak di Kepulauan Derawan.

pantai ujung gelam karimunjawa
Cakep banget warna air laut di Pantai Ujung Gelam!

3. Spot Gosong

Spot untuk snorkelling lain yang juga bagus adalah Spot Gosong. Saya ketemu bentuk terumbu karang yang unik. Ada yang bentuknya seperti otak, ada yang seperti batu bulat besar, dan banyak lagi.

4. Cemara Besar

Destinasi terakhir kami adalah Cemara Besar, sebuah pulau pasir kecil di tengah laut. Setelah capek snorkelling saya duduk bersantai dan melihat pemandangan sekeliling.

Rasanya sangat tenang apalagi sambil mendengar suara ombak dan angin. Saya benar-benar ngerasain pengalaman yang seru liburan ke Karimunjawa. Ohya, jangan lupa nyobain seafood sana, murah dan enak!

Baca juga: Itinerary dan biaya backpackeran ke Belitung tanpa ikut tour

cemara besar karimunjawa
Bersantai di Cemara Besar Karimunjawa

Kalau ada pulau-pulau yang belum saya sebutkan boleh tulis di kolom komentar, nanti saya tambahkan di list. Jadi, kamu milih cara yang mana? Wisata Karimunjawa ala backpackeran atau ikutan paket tour?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *