Kuala Lumpur adalah destinasi liburan yang digemari khususnya bagi orang Indonesia.

Lokasinya yang dekat, harga tiket pesawat yang murah, serta kebudayaan yang tidak berbeda jauh menjadi alasan kenapa wisatawan Indonesia suka jalan-jalan ke ibu kota negara Malaysia ini.

Selain itu, kamu ga perlu repot-repot apply visa karena Malaysia sendiri memberlakukan kebijakan bebas visa selama 30 hari bagi warga negara Indonesia.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk eksplor Kuala Lumpur? Sebenarnya 3 hari cukup kok.

Tapi kalau punya waktu lebih, bisa ambil one day tour ke Melaka, Cameron Highlands, ataupun Bukit Tinggi.

Klook.com

Rekomendasi hotel saat liburan di Kuala Lumpur

Saya sarankan untuk cari penginapan di dekat KL Sentral atau Bukit Bintang.

Selain gampang kemana-mana, deket juga dengan tempat wisata dan gampang nyari makan.

Ada banyak pilihan akomodasi di Kuala Lumpur – ada yang berbentuk apartemen maupun hotel – sesuaikan aja dengan kebutuhan kamu.

Banyak apartemen yang menawarkan fasilitas kolam renang dengan pemandangan kota terutama Menara Petronas.

Beberapa rekomendasi penginapan di Kuala Lumpur yaitu: 

Buat internetan bisa pakai Global Wifi dari JavaMifi –  gampang banget dibawa kemana-mana karena ukurannya juga pas di kantong.

Bisa sharing 5 devices lho! Cocok buat kamu yang ingin traveling bareng keluarga.

Proses pemesanannya mudah banget, kamu bisa cek JavaMifi di website mereka atau kalau mau sewa dadakan bisa datang ke booth-nya langsung di Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3 Island A.

Itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam

Nah, berikut itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam yang bisa kamu contoh!

Day 1: China Town – Pasar Seni – Dataran Merdeka – KLCC – Bukit Bintang

Usahakan untuk mencari penerbangan yang pagi sehingga kamu punya waktu lebih untuk jalan-jalan di Kuala Lumpur.

Sampai di bandara langsung menuju ke pusat kota Kuala Lumpur dan check in penginapan.

Nah, mari kita explore tempat wisata di sekitar kota hari ini.

Pertama dari Bukit Bintang kamu bisa naik Bus Go KL (Purple Line) menuju Petaling Street atau China Town. Dari sini seterusnya kita akan jalan kaki.

Di Petaling Street banyak yang jualan suvenir dan jajanan.

Tidak jauh dari Petaling Street, ada spot yang lagi hype banget nih, namanya Kwai Chai Hong. 

Wajib banget mampir ke sini untuk foto-foto!

kwai chai hong
itinerary liburan kl

Lanjut jalan kaki ke Pasar Seni (Central Market) atau Kastuari Walk. Sama, di sini juga lebih ke tempat untuk belanja suvenir.

Next, Dataran Merdeka. Di sekitar Dataran Merdeka bangunannya bergaya ala kolonial.

Kamu bisa foto-foto di sekitar Sultan Abdul Samad Building, mengunjungi National Textile Museum /RM 5, dan juga Kuala Lumpur City Gallery / RM 5.

bangunan sultan abdul samad

Di dalam National Textile Museum kamu bisa melihat kain tekstil yang indah, cara-cara pembuatan tekstil, dan perhiasan.

Kuala Lumpur City Gallery lebih melihat perkembangan kota Kuala Lumpur dari dulu sampai sekarang.

Tidak jauh dari Dataran Merdeka juga ada sebuah Masjid yang bernama Masjid Jamek.

Dari sini kamu bisa memilih, mau lanjut jalan kaki sekitar 30 menit ke KL Forest Eco Park, atau naik bus Go KL (Purple Line) dari stop Muzium Telekom ke KL Tower.

Nah, KL Forest Eco Park ini seperti hutan kecil yang ada di tengah kota.

Kamu bisa menikmati pepohonan yang rindah, melintasi jembatan gantung yang bernama “Canopy Walk“. Oke juga untuk foto-foto instagram.

Menara KL

Kalau tertarik kami bisa naik ke atas Menara KL, ya tapi harus bayar untuk naik ke observation deck / RM 49 (beli tiket).

Lanjut lagi berjalan kaki selama 19 menit sampai ke Suria KLCC atau Petronas Tower.

Ya, kurang lebih udah agak sorean ya. Ngadem dulu di dalam mall, istirahat lumayan pegal juga eksplor kota Kuala Lumpur.

Mau naik ke atas Petronas Tower / RM 56 (beli tiket) juga boleh, atau main ke Aquaria KLCC.

Jam 8 malam ada pertunjukkan “Symphony Light and Sound Water Fountain” di taman Suria KLCC, wajib tonton!

Air mancur menari dengan lampu kelap kelip dan suara musik. Latar belakangnya Menara Kembar Petronas lagi.

Saya pribadi sih lebih suka melihat Menara Petronas di malam hari. Lampu-lampunya lebih cakep di malam hari.

Ohya, pertunjukannya cuma ada jam 8, 9, dan 10 malam. Don’t miss it!

Klook.com

Kamu punya 2 pilihan. Kalau capek bisa kembali ke Bukit Bintang menggunakan Go KL Bus (Green Line). Kalau masih kuat jalan, yuk jalan lagi.

Dari taman Suria KLCC, jalan aja ke Kuala Lumpur Convention Center, gedung dimana Aquaria KLCC berada.

Tanya saja dimana Bukit Bintang Walkway.

Bukit Bintang Walkway adalah jembatan yang menghubungkan antara Kuala Lumpur Convention Center dan Pavillion Mall yang ada di Bukit Bintang.

Kurang lebih sekitar 20 menit berjalan kaki sampai deh di Pavillion Mall di Bukit Bintang.

Kamu bisa mengunjungi mall-mall disekitar atau sekedar menikmati suasana ramai di area Bukit Bintang.

Tips: Di Kuala Lumpur ada beberapa rooftop bar dengan city view yang cakep banget seperti Heli Lounge Bar, SkyBar, Sky51. Kalau mau ke sini jangan lupa reserve dulu dan perhatikan dress code-nya!

Day 2: Genting Highlands

Itinerary hari ke-dua liburan ke Kuala Lumpur adalah mengunjungi Genting Highlands.

Nah, kalau kamu tidak mau ribet, saya sarankan sih ikutan one-day tour ke Genting Highland aja, harganya sekitar RM 160 sudah termasuk berkunjung ke Batu Caves juga.

Tapi kalau memang mau backpacker-an sendiri bisa menggunakan transportasi umum.

Pertama kamu harus naik monorail atau MRT dulu ke KL Sentral kemudian naik Express Bus dari KL Sentral menuju Awana Station (1 jam).

Bus paling pagi berangkat jam 8 pagi dan bus terakhir dari Awana Station adalah jam 9.30 malam.

Sampai di Awana Station kamu harus naik kereta gantung (10 menit) sampai ke SkyAvenue Station di Genting Highlands.

Di antara Awana Station dan SkyAvenue Station ada sebuah pemberhentian cable car yang bernama Chin Swee Caves Temple.

Kamu bisa berhenti dulu di sini, melihat kuil yang cukup luas dan indah tanpa harus membayar biaya tambahan.

Jangan lupa bawa jaket kalau ke Genting Highlands, soalnya udaranya lumayan dingin.

Atraksi utama Genting Highlands tentunya adalah outdoor theme park / RM 62. Kamu bisa bermain sepuasnya!

Ada roller coaster, haunted house. Saya memberanikan diri mencoba wahana “space shot“, yang wahana paling tinggi itu! Cobain deh kalau berani.

Saya sih kalau di suruh naik itu lagi kayaknya engga bakal berani, haha.

Cara pulangnya sama, naik cable car lalu bus sampai KL Sentral.

Dari KL Sentral balik lagi ke area Bukit Bintang dan eksplor Jalan Alor untuk makan malam atau Jalan Changkat untuk melihat kehidupan malam di Kuala Lumpur.

Day 3: Masjid Negara Malaysia – Brickfields – Thean Hou Temple

Itinerary hari ini tergantung penerbangan kamu jam berapa. Kalau masih ada waktu seharian, kamu bisa jalan-jalan ke Batu Caves.

Untuk menuju Batu Caves, kamu bisa naik KTM dari KL Sentral (26 menit) sampai ke stasiun yang bernama Batu Caves.

Daya tariknya adalah patung raksasa Dewa Murugan yang merupakan kepercayaan penganut Agama Hindu.

Tapi kalau tidak sempat paginya bisa ke Masjid Negara Malaysia (National Mosque) untuk melihat masjid terbesar di Kuala Lumpur.

Untuk masuk ke masjid ini kamu akan diberi jubah yang menutupi seluruh badan. Interior dalam masjid cukup menarik untuk dilihat.

Di dekat masjid ada sebuah museum yang bernama Islamic Arts Museum / RM 14.

islamic arts museum kuala lumpur
Islamic Arts Museum

Selanjutnya, bisa ke area Brickfields atau dikenal juga sebagai Little India.

Letaknya juga tidak jauh dari KL Sentral jadi bisa sekali jalan untuk naik bus atau kereta ke bandara.

Kamu juga bisa berkunjung ke Thean Hou Temple, sebuah kuil dengan khas lentera berwarna kuning.

liburan ke thean hou temple kuala lumpur

Nah, kira-kira itulah contoh itinerary liburan ke Kuala Lumpur selama 3 hari 2 malam.

Disesuaikan aja yang dengan waktu yang kamu punya.

Saya ringkas lagi ya tujuan, cara menuju ke sana dan berapa harga tiket masuk ke setiap destinasi wisata.

itinerary kuala lumpur 3 hari
Contoh itinerary Kuala Lumpur 3 hari 2 malam

Mudah-mudahan bisa membantu!

Baca juga artikel ini: 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *