Gunung Prau via Patak Banteng, Pendakian Paling Santai!

puncak gunung prau via patak banteng

Gunung Prau merupakan salah satu gunung yang terletak di Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung Prau memiliki ketinggian 2,565 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Kenapa disebut Gunung Prau? Kalian pasti udah bisa nebak donk ya. Yep! Karena bentuknya seperti perahu. Gunung Prau akhir-akhir ini sangat populer karena cukup gampang, cocok untuk pendaki pemula.

Berikut catatan saya mendaki Gunung Prau via Patak Banteng.

Cara Menuju Gunung Prau dari Jakarta

Dari Jakarta, ada dua cara untuk menuju jalur pendakian Gunung Prau. Pertama kamu bisa naik kereta api menuju Purwokerto kemudian dilanjutkan dengan bus.

Cara kedua adalah menggunakan bus langsung menuju Wonosobo. Kedua cara ini kurang lebih memakan waktu sekitar 12 jam. Untuk biayanya sendiri yang pasti kereta lebih murah cuma mungkin lebih ribet karena harus transfer bus kecil lagi.

Bus yang melayani rute Jakarta-Wonosobo ada PO Sinar Jaya yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Rawamangun. Harga tiket bus sekali jalan sekitar Rp 120,000.

sunrise gunung prau
Pemandangan Dieng dari puncak Gunung Prau

Jalur Pendakian Gunung Prau

Menurut informasi terbaru, jalur pendakian Gunung Prau untuk pemula bisa melalui lima jalur pendakian yaitu:

1. Jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng

Jalur pendakian ini sangat populer karena rutenya tidak terlalu sulit dan juga cukup singkat. Lama pendakian Gunung Prau via Patak Banteng hanya memakan waktu sekitar 4 jam saja.

Starting point-nya juga terletak di pinggir jalan raya sehingga gampang diakses menggunakan bus. Pendaki bisa nge-camp di dekat puncak untuk menikmati keindahan matahari pada pagi hari.

Pos yang dilewati melalui jalur Patak Banteng adalah: Sikut Dewo – Canggal Walangan – Cacingan – Plawangan.

2. Jalur pendakian via Kali Lembu

Letak basecamp Kali Lembu tidak terlalu jauh dari Patak Banteng. Bisa dibilang jalurnya cukup landai. Pendaki bisa mendirikan tenda di Bukit Teletubies. Pos yang dilewati adalah: Pelerenan – Ngetuk – Nganjir.

3. Jalur pendakian via Dieng Wetan

Jalur lain yang bisa kamu lalui untuk mendaki Gunung Prau adalah via Dieng Wetan yang terletak tidak jauh dari objek wisata Dieng. Lama pendakian sekitar 3-4 jam dengan trek yang cukup landai.

Pos yang dilalui adalah: Gemekan – Semendung – Nganjir –  puncak gunung Prau.

4. Jalur pendakian via Dieng Kulon (Dwarawati)

Lokasi untuk memulai pendakian terletak di dekat Candi Dwarawati. Pada awal pendakian, terlihat pemandangan hijaunya alam Dieng yang tampak mempesona. Sesekali terlihat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari kejauhan.

5. Jalur pendakian via Wates

Jalur pendakian Gunung Prau via Wates dimulai dari Dusun Wates. Jalur ini berada di ketinggian 1.896 mdpl dan berada sejauh 4.7 km dari Puncak Prau.  ditempuh dalam waktu sekitar 3-4 jam.

Pemandangan sepanjang jalur yang bisa dinikmati seperti hutan cemara dan air terjun Sigendang. Pos yang dilewati adalah: Blumbang Kodok, Cemaran, hingga sampai area untuk camping.

Pilih yang mana? Kalau ingin sekalian berwisata ke Dieng bisa memilih jalur pendakian via Dieng Wetan atau Dieng Kulon. Jalur ini berdekatan dengan objek wisata Dieng.

Jalur pendakian Kali Lembu lebih lebih landai. Jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng juga sangat populer karena langsung terletak di tepi jalan raya Wonosobo – Banjarnegara.

Baca juga: Jalur pendakian Gunung Bawakaraeng

camping gunung prau via patak banteng
Duduk bersantai di Gunung Prau

Itinerary Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng

Sebelumnya saya memang sudah pernah ke Dieng. Keindahan alamnya, hijaunya sekitar, apalagi Mie Ongklok membuat saya ingin kembali lagi ke kawasan ini.

Kebetulan teman hiking saya, Bang Coco tiba-tiba sms. “Yuk ke Gunung Prau”. Tanpa pikir panjang saya langsung iyain. Langsung deh saya packing carrier dan menyiapkan diri untuk naik gunung.

Day 1: Cikarang – Wonosobo

Dari Cikarang saya menuju terminal Cibitung. Pas banget lagi Hari Raya, jadi saya dan teman-teman harus susah payah mendapatkan tiket bus.

Biasa, pada pengen mudik. Tiket biasanya beli di loket, ini kita harus rebutan buat naik bus nya dulu. Siapa cepat dia dapat. Akhirnya setelah 3 jam kami bisa naik bus Sinar Jaya menuju Wonosobo.

Day 2: Wonosobo – Patak Banteng – Puncak Gunung Prau

Perjalanan memakan waktu kurang lebih 10 jam. Esoknya jam 4 pagi kami sampai di terminal Wonosobo. Kami sudah ditunggu sama Bang Cacing, temannya Bang Coco.

Dulunya kami barengan ke Gunung Sindoro juga. Setelah beristirihat sebentar, kami langsung ke kawasan Dieng menggunakan angkot.

Tidak lama kemudian angkotnya berhenti di pinggir jalan. Jalur yang kami lalui adalah via Patak Banteng. Sekitar jam 4 sore kami mulai mendaki. Bercanda ria, menikmati misteriusnya kabut yang menutupi perbukitan.

Pendakian tidaklah sulit, cocok bagi pemula. Untuk sekitaran Jakarta mungkin bisa juga naik Gunung Papandayan kalau mau yang jalurnya gampang namun viewnya bagus.

Hari makin gelap dan udara mulai mendingin. Akhirnya setelah kurang lebih 2 jam kami sampai di puncak. Setelah itu buka tenda, masak-masak dan menikmati alunan musik reggae. Langit cerah bertaburan bintang. Bulan pun bersinar terang.

Day 3: Puncak Gunung Prau – Wonosobo

“Bangun! Bangun! Matahari sudah mulai keluar.” Perlahan saya membuka mata dan keluar dari tenda.Terlihat sedikit cahaya bersembunyi di sela-sela tumpukan awan.

Pendaki lainnya terlihat santai, bergaya dengan kamera di tangan. Tentu saja saya juga siap-siap mengabadikan foto sunrise.

Gunung Sindoro dan Sumbing berdiri gagah. Agak kejauhan Gunung Merapi, Merbabu, dan Slamet juga kelihatan. Untungnya cuaca lagi bagus. Saya sempat khawatir karena lagi musim hujan. Pemandangan kompleks Dieng lagi-lagi membuat saya terpesona.

pendakian gunung prau via patak banteng

Pemandangan sumbing sindoro
Berfoto dengan latar belakang Gunung Sindoro Sumbing
catatan perjalanan gunung prau
Bang Coco juga ikutan foto
merapi merbabu
Merapi dan Merbabu dari jauh

Nah, itulah pengalaman saya mendaki Gunung Prau via Patak Banteng. Pernah ke Gunung Prau? Share pengalaman kamu di kolom komentar agar teman-teman yang lain bisa tau juga. Jangan lupa di share ya! Baca juga catatan perjalanan saya mendaki Gunung Ciremai.

 

One Reply to “Gunung Prau via Patak Banteng, Pendakian Paling Santai!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *