Berapa rata-rata total biaya hidup di Jepang per bulan untuk tempat tinggal, makan, transportasi, dan juga pengeluaran sehari-hari?

Yuk, baca pengalaman Putri yang sudah tinggal di Jepang selama 5 tahun.

Awalnya Putri tinggal di Kyoto selama 2.5 tahun untuk melanjutkan studi MBA di Doshisha University.

Setelah lulus kuliah langsung lanjut kerja di Nara dan Tokyo. (1 Yen = Rp 110)

Biaya sewa apartemen di Jepang

Selama tinggal di Jepang aku udah pindahan selama 4x (hehe, banyak ya) dan harus aku akui sewa apartemen di sini ga mudah dengan status foreigner.

Kalau mau sewa apartemen di Jepang, kita harus pake agency.

Ada 2 cara untuk menghubungi agency:

  1. Datang ke kantor agennya langsung lalu pilih-pilih apartemen
  2. Cek di situs rental apartemen (Suumo, Goodrooms, Athome) dan kalau ketemu unit yg cocok bisa kontak agen resmi yang in charge buat unit tersebut

sewa apartemen jepang

Total biaya sewa apartement di Jepang (Kyoto, Nara, Tokyo) termasuk utility cost-nya:

Kyoto: Size 1R sekitar 17m2/¥36,000, internet & water inclusive plus utility ¥6000 (Listrik ¥2000 Gas ¥4000) (1R disini kitchen ama kamar jadi satu plus kamar mandi & toilet juga mix). 5m to station, 5m to konbini, dan dekat dengan kampus.

Nara: Size 1DK sekitar 33m2/¥50,000, internet exclusive jadi plus utility ¥14,000 (internet ¥5,500, air ¥1500, listrik ¥3500 gas ¥3,500) karena aku perlu ambil kontrak internet sendiri. So far, ruangan spacious 1DK means kamar sama dining/kitchen terpisah. Toilet, shower, sama powder room terpisah. Dapur dan veranda juga luas. Jarak dari station 12 menit,  konbini 1 menit karena pas di depan apato.

Tokyo: Size 1K sekitar 23m2/¥85,000, internet inclusive/utility ¥14,000 (listrik ¥7000, air ¥2000, gas ¥5000). Jarak dari stasiun 5 menit, konbini 3 menit. Aku tinggal di Shiomi, jadi ke kantor aku yang di Tokyo Station cuma 7 menit by train.

Bisa dibilang biaya sewa apartemen di Jepang lumayan mahal.

Kalau tinggal di apartemen yang berjarak 40 menit – 1 jam by train dengan harga yang sama harusnya aku bisa dapet 2x size or better apartment.

Tapi karena aku punya claustrophobia, I know I can’t ride a 満員電車.

Rush hour di Tokyo is really no joke.

Untungnya aku cuma perlu naik local train aja untuk pulang pergi kantor, jadi bisa dapat tempat duduk.

Perlu di note bahwa biaya pertama yg harus dibayar pas moving-in di Jepang bisa 4-5x biaya sewa.

  • Deposit money: 1-2x rent
  • Agency fee: 1x rent
  • Key money (biaya ‘terima kasih karena dibolehin sewa’ to the apartment owner): 1-2x rent
  • Fire insurance/housing insurance: 1/2x rent
  • Guarantor fee: 1x rent
  • Sewa 1 bulan pertama dibayar di depan: 1x rent

Jadi, please prepare your cash.

Biaya makan di Jepang

Makan siang aku dapat dari kantor, jadi ini harga buat sarapan/makan malam.

Sekali makan di luar semacam yoshinoya/sukiya/udon/ramen/Mcdonald rata-rata di ¥550-¥1000.

Kalau take away bento box atau beli di konbini rata-rata ¥500-¥700.

Lunch fancy ala cafe ¥1000-¥1600.

Kopi kalo beli di konbini rata2 ¥130 black ¥200 latte for regular size.

Sedangkan kalau di cafe paling murah sekarang ¥550 per cup.

Untuk makan malam bisa lebih mahal.

Biasa aku spend sekitar ¥2000-¥3000 untuk dinner di luar sama teman either di cafe, bistro, ato izakaya.

It could be more expensive  – up to ¥5000 – kalau aku pesan minuman beralkohol.

biaya makan di jepang

Harga barang kebutuhan sehari-hari

Kalau masak jauh lebih murah.

Tapi kalo demen masak sayur, asli di sini sayur mahal, paling murah itu kol (1buah ¥200) dan tauge ¥50 per pack.

Untuk perbandingan, biasa bokchoy isi 2 di sini ¥150, bayam ¥200, brokoli ¥250, kucai 1 unting ¥200.

Daging dan ikan menurut aku lebih affordable dibanding sayur.

Buah? Jangan ditanya, mahaaaall!!

Biasa pengeluaran aku buat belanja atau grocery seminggu itu ¥3000 plus buah/snack ¥3000.

Kalau ditotalkan sekitar ¥30,000 per bulan.

Asli, other people lebi murah harusnya, cuma karena aku ga bisa hilangin kebiasaan makan buah, pengeluaran untuk beli buah aja sama besarnya dengan groceries, haha.

Beberapa gambaran harga untuk barang-barang sehari-hari lainnya:

  • Nasi (1kg): ¥800
  • Telur (12 biji): ¥330
  • Susu segar (1L): ¥250
  • Tomat (1kg): ¥600-¥900
  • Ayam (1kg): ¥1000

pengeluaran belanja di jepang

Biaya transportasi di Jepang

Tarif untuk sekali naik transportasi umum:

  • Bus:  ¥220
  • JR: ¥170
  • Metro: ¥210

Biaya transportasi ke kantor aku ¥5600/bulan, sedang buat jalan-jalan di Tokyo pas weekend ¥3000.

Biaya lain-lain

Untuk ke taman/kuil/shrine disini gratis, tapi buat ke museum dan atraksi lainnya semua berbayar.

Pengeluaran lain-lain yang biasanya aku keluarkan ada toiletries ¥1500, laundry ¥2000, jajan ¥10,000.

Sama biaya makan sama temen kantor kali ya..

Sebulan sekali biasa kita ada nomikai after office hour, biasa sekitar ¥3000-¥5000.

biaya transportasi umum jepang

Jadi berapa total biaya per bulan di Jepang kalau tinggal sendiri?

Kira-kira biaya hidup di Jepang per bulan kalau kamu hemat di sekitar ¥160,000 (Rp 17jutaan), standar di ¥200,000 (Rp 22juta), dan kalau agak hedon di ¥230,000 (Rp 25juta).

Pengalaman tinggal di Jepang

Biaya hidup di Jepang sangat bervariasi ya, pengeluaran terbesari di rental apartemen.

Kalau kuat pulang – pergi naik kereta, bisa kok cari apartemen di pinggiran Tokyo (bisa dapat di bawah ¥50,000/bulan)

Untuk biaya makan di luar kurang lebih sama, either di Kyoto/Nara/Tokyo.

Tips: Just because we have money belum tentu kita bisa sewa apartemen yang kita mau karena banyak owner yang ga mau foreigner tinggal di apartemennya.

Walaupun gaji kotor kelihatan besar, setelah dipotong ini itu biasa kita cuma terima bersih 70 – 75% dari gaji.

Kalau engga bisa afford apartment, tinggal di share house juga sangat recommended.

Biasanya setengah dari biaya sewa apartemen ditambah dengan initial fee cuma 1-2x monthly rent.

Tokyo itu 11 – 12 dengan Jakarta, how much we spend sebenarnya sangat bervariasi – tergantung lagi dengan gaya hidup masing-masing.

Bagaimana menurut kamu? Apakah biaya hidup di Jepang mahal atau murah? Bisa share di kolom komentar di bawah ya!

Baca juga artikel lain: 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *