Ketahui Ukuran Koper Kabin Pesawat dan Tips Memilihnya!

ukuran koper kabin pesawat

Ukuran koper kabin pesawat menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan saat berlibur. Hal ini dikarenakan lebih praktis dan tidak perlu membutuhkan waktu yang lama untuk check in.

Anda juga tidak akan kerepotan membawa banyak barang di perjalanan. Sayangnya, masih banyak orang mengalami kesulitan mengatur barang apa saja yang perlu dibawa.

Alhasil, koper tidak muat untuk di kabin dan Anda harus menunggu check in bagasi. Hal ini pastinya membutuhkan waktu yang lama. Itulah kenapa kabin pesawat menjadi solusi yang tepat.

Namun, beberapa maskapai penerbangan juga membatasi berat koper untuk kabin pesawat.

Hal yang Harus Diketahui Tentang Ukuran Koper Kabin Pesawat

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang ukuran koper untuk kabin pesawat, ada baiknya untuk mengetahui syarat dan ketentuan lainnya.

Pertama, setiap penumpang diperbolehkan membawa satu koper kecil dan satu tas tenteng pribadi. Bisa tas jinjing, tas kamera, atau tas laptop.

Kedua, secara umum koper mempunyai ukuran maksimal 18 inci, 19 inci, dan 20 inci. Namun, saat ini di maskapai penerbangan terdapat aturannya tersendiri terkait berat atau ukuran koper.

Ketiga, koper dalam kabin tidak boleh melebihi 7 kg. Apabila berat koper tidak lebih dari 7 kg, tapi dimensi koper mencapai 22 inci ke atas, maka masuk bagasi.

Selain itu, tidak hanya beberapa syarat di atas saja, tapi ada juga aturan yang harus Anda tahu terkait koper kabin.

Berikut beberapa aturan yang harus Anda ingat dan perhatikan saat ingin liburan nanti.

1. Tidak Membawa Zat Cair Lebih dari 100 Ml

Aturan pertama terkaitukuran koper kabin pesawat yang harus Anda tahu adalah tidak membawa zat cair lebih dari 100 ml.

Cairan merupakan salah satu hal yang dilarang masuk dalam kabin pesawat. Tidak hanya cairan, tapi jel dan aerosol juga termasuk di dalamnya.

Jadi, jika Anda ingin membawa sesuatu berupa cairan, usahakan untuk tidak lebih 100 ml, ya.

Bahkan, kemasan cairan dengan tulisan 100 ml akan disita meski isinya tidak mencapai 100 ml. Anda bisa membawa cairan yang dijadikan dalam satu wadah plastik transparan.

Biasanya, penumpang akan dibatasi satu kantong plastik dengan volume 1 liter dan ukuran 20 × 20 cm.

Meski begitu, ada beberapa pengecualian yang diberikan oleh pihak pesawat. Contohnya perlengkapan bayi atau obat untuk penderita penyakit tertentu.

Selain dari itu, Anda harus siap ketika diminta untuk membuang sampai batas maksimal jika Anda melanggarnya.

Baca juga: Prosedur Terbang Saat New Normal, Cek Syaratnya!

2. Tidak Boleh Membawa Senjata Tajam

Aturan kedua yang harus Anda ingat adalah tidak membawa senjata tajam. Senjata tajam menjadi hal utama yang pastinya sudah banyak diketahui oleh banyak orang.

Namun, masih banyak yang bingung terkait benda tajam yang tidak dan diperbolehkan.

Benda tajam tersebut mencakup jarum, silet, gunting, pisau, tang, pinset, dan gunting kuku. Beberapa di antaranya pasti tidak terpikir oleh sebagian orang, bukan?

Jika Anda lupa dengan aturan ini, maka Anda harus menaruh barang tajam tersebut di bagasi pesawat, ya.

3. Tidak Boleh Membawa Senjata Api dan Gas

Aturan ketiga yang harus Anda perhatikan saat membawa isi koper untuk kabin pesawat adalah senjata api dan gas. Hindari untuk membawa kedua barang tersebut, ya.

Hal ini karena senjata api dan gas bisa menyebabkan bahaya pada semua penumpang pesawat. Gas seperti gas oksigen, aerosol, dan cat semprot tidak diperbolehkan.

Ukuran Koper Kabin Pesawat di Beberapa Maskapai

Ada banyak sekali maskapai penerbangan di masa sekarang yang bisa Anda pilih. Masing-masing maskapai mempunyai aturan dan pelayanannya tersendiri terkait ukuran kabin.

Bagi Anda yang masih belum tahu ukuran koper untuk kabin pesawat, berikut ukurannya.

1. Pesawat Sriwijaya

Salah satu jenis pesawat yang banyak ditumpangi adalah Sriwijaya. Maskapai ini menerapkan ukuran koper tidak melebihi dari 56 cm × 33 cm × 23 cm.

Sementara untuk ukuran beratnya tidak melebihi 7 kilogram. Jika Anda ingin membawa tas tangan, usahakan muat untuk diletakkan di bawah kursi penumpang.

2. Pesawat Garuda Indonesia dan Airasia

Garuda Indonesia dan Airasia mempunyai ukuran koper kabin pesawat tidak lebih dari 56 cm × 36 cm × 23 cm. Beratnya maksimal mencapai 7 kg.

Setiap penumpang hanya diperbolehkan untuk membawa 1 kabin bagasi dan 1 carry on item untuk maskapai Garuda.

Sementara Air Asia diperbolehkan membawa 1 tas tangan ukuran 40 cm × 30 cm × 10 cm.

3. Citilink, Batik Air, Lion Air, dan Wings Air

Jika Anda memilih maskapai Citilink, maka ukuran koper untuk kabin yang diperbolehkan adalah 56 cm × 26 cm × 23 cm dengan berat tidak lebih dari 7 kg.

Sementara maskapai Batik Air memperbolehkan ukuran tidak lebih dari 40 cm × 30 cm × 20 cm.

Pesawat Lion Air dan Wings Air mempunyai ukuran dimensi berat yang sama dengan maksimum 7 kg.

Baca juga: Pulang ke Indonesia Pas Pandemi, Prosedur Karantina?

Tips Memilih Ukuran Koper Kabin Pesawat 

Setelah mengetahui ukuran koper untuk kabin pesawat di beberapa maskapai, tidak ada salahnya untuk tahu tips memilih koper kabin.

Tujuannya agar Anda tidak merasa kerepotan atau merasa koper terlalu kecil. Berikut beberapa tips mudah memilih koper kabin pesawat.

1. Melihat Material Koper

Tips pertama dalam menentukan koper kabin bisa dilakukan dengan melihat materialnya. Secara umum, material koper terbagi menjadi dua, yaitu soft case dan hard case.

Koper jenis soft case mempunyai keunggulan menyerap guncangan lebih baik dari koper jenis hard case. Akan tetapi, koper jenis hard case bisa melindungi koper dari basah atau kerusakan.

2. Melihat dari Jumlah Roda Koper

Tips memilih ukuran koper kabin pesawat kedua adalah melihat jumlah roda koper. Hal ini jarang sekali diperhatikan saat membeli koper, padahal sangat penting diperhatikan.

Koper dengan dua roda biasanya terbilang awet dan mampu diandalkan. Apalagi jika Anda mengeretnya di atas permukaan yang tidak rata.

Namun, roda dua pada koper bisa membuat Anda kesulitan saat Anda harus membawa ras lain. Selain itu, menarik koper yang jumlah rodanya hanya dua bisa memberi tekanan pada sendi.

Akibatnya, Anda bisa mengalami cedera di bagian bahu. Jadi, perhatikan kelebihan dan kekurangan dari segi jumlah roda koper, ya.

3. Memilih Koper dengan Gembok TSA

Apakah Anda pernah mendengar tentang TSA Lock? Gembok TSA ini dibuat dengan standar yang ditentukan oleh TSA. Jenis gembok ini mempunyai perbedaan dengan jenis gembok lainnya.

Hal ini karena TSA Lock mempunyai kunci khusus yang membuat koper Anda lebih aman.

Itulah beberapa aturan, tips, dan ukuran koper kabin pesawat yang perlu Anda ketahui. Bawalah barang-barang yang sangat dibutuhkan selama liburan agar koper tidak masuk bagasi.

Selain itu, tentunya memudahkan Anda membawa sedikit barang selama perjalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *