Penggunaan Panel Surya SUN Energy Untuk Universitas, Pentingkah?

penggunaan panel surya

Panel surya atau yang biasa disebut dengan solar panel menjadi salah satu energi terbarukan yang paling menjanjikan di masa depan.

Pasalnya, bahan baku yang digunakan berasal dari energi panas matahari yang diolah menjadi listrik. Banyak sektor yang telah menggunakan panel surya sebagai sumber energi listrik.

Lantas, perlukah universitas juga melakukannya? Cek di sini!

Mengapa Harus Menggunakan Panel Surya?

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, semakin banyak pula orang yang menyadari betapa pentingnya melakukan penghematan energi.

Pasalnya, sumber energi yang digunakan oleh miliaran manusia saat ini berasal dari bahan bakar fosil yang kemudian diubah menjadi gas alam, batu bara, dan minyak bumi.

Sayangnya, bahan bakar tersebut dapat habis seiring dengan berjalannya waktu dan dapat merugikan manusia, salah satunya polusi udara.

Untuk mengatasi itu, tentu saja dibutuhkan bahan bakar alternatif yang bisa digunakan berkepanjangan.

Salah satu energi yang paling banyak digunakan oleh manusia adalah energi listrik, termasuk masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM Republik Indonesia, konsumsi listrik masyarakat Indonesia per kapita nasional pada tahun 2020 mencapai 1.089 kWh/kapita.

Artinya, setiap kapita atau kepala menggunakan listrik sebanyak itu dalam kurun waktu satu tahun.

Terlebih lagi, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan listrik, terutama di wilayah pedalaman.

Panel surya sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengubah panas matahari menjadi listrik dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Karena menggunakan energi dari panas matahari, tentu saja akan lebih menghemat bahan bakar yang sudah ada.

Selain itu, panel surya juga bisa digunakan di berbagai tempat, mulai dari rumah tangga hingga industri.

Seberapa Penting Penggunaan Panel Surya SUN Energy Untuk Universitas?

PT SUN Energy selaku perusahaan yang mengembangkan solar panel asal Indonesia telah menyasar berbagai universitas yang ada di Indonesia.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan konsumsi energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan.

Terlebih, universitas adalah pusatnya para ilmuwan dan memiliki peran untuk mencetak lulusan yang kompetitif sesuai perkembangan zaman.

Hal ini juga didukung oleh tingginya konsumsi listrik di kampus, sehingga memerlukan upaya penghematan menggunakan panel surya dari SUN Energy.

Lulusan dari kampus-kampus di Indonesia nantinya juga akan mengambil peran terhadap berkembangnya industri energi terbarukan di masa mendatang.

SUN Energy sendiri telah mengantongi banyak proyek tenaga surya sejak pertama kali berdiri, tahun 2016.

Hingga saat ini, sebesar 50 MWp proyek tenaga surya yang sudah dirampungkan oleh PT SUN Energy.

Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Indonesia untuk beralih ke panel surya sebagai pemenuhan kebutuhan listrik telah meningkat.

Sudah saatnya untuk menggunakan panel surya dari SUN Energy sebagai solusi penghematan energi listrik bagi kebutuhan universitas.

Beberapa universitas di Indonesia telah menggunakan panel surya SUN Energy sebagai sumber energi alternatif yang dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran.

Daftar Universitas di Indonesia yang Sudah Menggunakan Panel Surya SUN Energy

Institut Teknologi Sumatera atau ITERA telah mengawali langkah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 1 Mega Watt Ground Mounted.

Pemasangan panel surya ini ditujukan untuk laboratorium PLTS terbesar pertama universitas di Indonesia.

Hal ini menunjukkan langkah serius dari instansi pendidikan tinggi untuk mencetak ilmuwan di bidang energi terbarukan.

Selain ITERA yang memasang panel surya di atas lahan seluas 1 hektar, terdapat beberapa kampus lain yang mengajukan pemasangan panel surya kepada SUN Energy pada tahun 2020.

Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Diponegoro (UNDIP) juga telah memasang panel surya SUN Energy untuk kebutuhan listrik gedung perkuliahan.

Sementara itu, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang akan memasang panel surya sebesar 500 kWp pada tahun ini untuk kebutuhan gedung perkuliahan dan laboratorium

. Pada akhir tahun 2021, PLTS di ITN Malang tersebut sudah bisa digunakan untuk kebutuhan listrik kampus. Selain ITN, tahun 2021 juga menjadi tahun pemasangan PLTS bagi 15 universitas.

Diantaranya adalah Politeknik Madura, Bali, Surabaya, dan Samarinda yang total keseluruhannya sebesar 15 Mega Watt di atas lahan 15 hektar.

Sebagai wujud dukungan penggunaan PLTS di universitas, PT SUN Energy juga giat melakukan diskusi secara virtual dengan lembaga pendidikan di Indonesia setiap bulannya.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan sumber energi alternatif dari sinar matahari.

PT SUN Energy akan sangat mendukung lembaga pendidikan yang ada di Indonesia untuk melakukan pemasangan panel surya.

Panel surya ini selain bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik juga bisa menjadi laboratorium PLTS di lingkungan pendidikan.

Sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang luar biasa manfaatnya, sinar matahari yang diolah menjadi energi listrik oleh panel surya memiliki peluang yang sangat baik untuk penghematan energi listrik.

Untuk itu, yuk gunakan solar panel dari SUN Energy untuk kebutuhan listrik harian anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *